Superskor
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Perjuangan Berat Seleksi Masuk Persita Tangerang Dikenang Rio Ramandika

Rio Ramandika mengenang perjuangan dirinya saat tes masuk Persita Tangerang tahun 2010 silam.

Perjuangan Berat Seleksi Masuk Persita Tangerang Dikenang Rio Ramandika
dok pribadi
Rio Ramandika, bek Persita Tangerang 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Bek Persita Tangerang, Rio Ramandika mengenang perjuangan dirinya saat tes masuk Persita Tangerang tahun 2010 silam.

Rio yang kala itu menyudahi musimnya bersama Persika Karawang, mencoba menembus skuat Pendekar Cisadane lewat jalur seleksi.

Nama besar Persita, kebanggaan serta rasa gagah memakai jersey ungu Persita menjadi salah satu motivasinya kala itu.

Lagi pula, Rio ingin menginjakkan kaki di klub profesional pertamanya.

Akhir 2009 hingga awal 2010, Rio Ramandika mengikuti kejuaraan yang diselenggarakan oleh Persita dengan memperkuat kampus Budi Luhur.

"Dalam turnamen itu, kami juara tiga dan saya dipanggil guna mengikuti seleksi Persita," buka bek yang kini berusia 31 tahun ini dalam Rindu Pendekar yang dibawakan media officer Persita, Yetta Angelina pekan lalu.

Rio menceritakan beratnya perjuangannya untuk lolos di Persita. Bak sebuah keberuntungan Rio mengatakan apa yang ia lalui sulit untuk dilupakan.

Kala itu, seleksi sudah memasuki masa pencoretan yang ketiga, namun tiba-tiba dirinya mengalami kecelakaan motor yang menyebabkan cedera kaki.

"Saat itu saya di telpon. Kaki saya yang bengkak pun tak saya hiraukan. Saya memaksakan diri untuk latihan," tambah Rio.

Ternyata, apa yang ia lakukan membuat pelatih Persita kala itu, Elly Idris memanggil dan memarahi dirinya.

Usut punya usut, Elly tampaknya sudah yakin akan kualitas Rio sehingga tak ingin Rio memaksakan diri bermain walau cedera.

"Ngapain kamu bermain dengan kaki cedera? Orang saya sudah melihat kemampuan kamu," ujar Rio menirukan kata-kata Elly kala itu.

Rio pun bernafas lega dan izin pulang, ia lolos bergabung ke Persita tahun 2010. Ia pun menjalani pemulihan, dan baru bergabung dengan tim setelah pulih.

Hingga saat ini, Rio masing mengenang perjuangan beratnya untuk lolos ke Persita kala itu.

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas