Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Timnas Indonesia Terapkan Protokol Kesehatan Dengan Ketat kata Nadeo Argawinata

Sambil menunggu TC digelar 1 Agustus nanti di Stadion Madya, para pemain pun terus mendapatkan perhatian baik asupan gizi dan program latihan mandiri.

Timnas Indonesia Terapkan Protokol Kesehatan Dengan Ketat kata Nadeo Argawinata
Dok: PSSI
Nadeo Argawinata saat menjalani latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penjaga gawang Bali United, Nadeo Argawinata yang kini berada di Hotel Fairmont beserta para pemain Timnas Indonesia lainnya mengatakan protokol kesehatan dilakukan dengan ketat.

Sambil menunggu TC digelar 1 Agustus nanti di Stadion Madya, para pemain pun terus mendapatkan perhatian baik asupan gizi dan program latihan mandiri.

“Pokoknya kita di sini tetap menjaga kebersihan jaga kondisi tubuh supaya imun bagus. Banyak berdoa, kita serahkan ke tuhan yang penting. Jangan stress juga bisa memicu penyakit lain. Bawa enjoy,” ungkap Nadeo, panggilan akrab Nadeo Argawinata.

Nadeo Argawinata
Nadeo Argawinata (Tribunnews/Abdul Majid)

“Kita dikasih vitamin, buah setiap hari. Semaksimal mungkin masker ganti terus tiap hari, pakai hand sanitizers juga. Protokol cukup ketat juga sesuai apa yang diperintahkan pemerintah. Cukup profesional juga di sini,” kata Nadeo lagi.

Seperti diketahui, Nadeo Argawinata masuk dalam daftar 29 pemain yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta.

Para pemain tiba di Hotel Fairmont tanggal 23 Juli. Keesokan harinya mereka menjalani pemeriksaan Covid-19 dengan metode swab test.

Nadeo Argawinata
Nadeo Argawinata (Instagram/nadeowinataa)

Nadeo sendiri sebelum berangkat ke Jakarta mengatakan telah mengikuti rapid test dan hasilnya non reaktif. Berbeda dengan metode rapid test, Nadeo pun menceritakan pengalamannya saat menjalani swab test.

Baca: PT LIB Siap Beraudiensi dengan Muspida Bahas Kelanjutan Liga 1 kata Akhmad Hadian Lukita

“Pengalaman pertama saya kalau rapid mau terbang dari kalimantan. Itu non reaktif. Semoga bisa seperti itu terus,” kata Nadeo saat dihubungi wartawan, Selasa (28/7/2020).

“Terus pengalaman (swab test) pertama takut, karena dimasukin ke hidung pikirannya sakit, tapi kaya cuma mau bersin. Gatel-gatel gimana,” ceritanya.

Pria kelahiran Kediri 23 tahun silam itu pun berharap hasil dari swab test baik-baik saja, sehingga TC bisa berjalan dengan lancar.

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas