Superskor

Liga 1

Kisah Perjalanan Karier Adam Alis Jadi Pesepakbola Profesional: Bakat Terendus Pak RT

Pak RT merekomendasikan Adam Alis untuk dimasukan ke Sekolah Sepak Bola.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
zoom-in Kisah Perjalanan Karier Adam Alis Jadi Pesepakbola Profesional: Bakat Terendus Pak RT
Tribunnews/Abdul Majid
Gelandang Bhayangkara FC Adam Alis saat melakukan seleberasi pasca mencetak gol ke gawang Arema FC di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (27/11/2019). 

 
 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemain pilar Bhayangkara FC, Adam Alis membeberkan bagaimana cara seseorang bisa menjadi pesepakbola profesional seperti apa yang ia rasakan sekarang.

Adam Alis kecil sama seperti anak-anak lainnya. Malah ia tak terbayang bakal menjadi pesepakbola profesional. Ia hanya hobi bermain sepakbola bersama rekan-rekan lainnya.

Tapi saat dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar, bakat Adam Alis tercium oleh Pak RT di lingkungan tempat ia tinggal.

Baca: Respons Manajer Bhayangkara FC Atas Pemanggilan Adam Alis dan Dendy ke Timnas Indonesia

Pak RT merekomendasikan Adam untuk dimasukan ke Sekolah Sepak Bola.

Adam kecil menempa ilmu mengolah si kulit bundar di SSB Asiop Apacinti yang berada di area Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Hari demi hari Adam lalui, hingga akhirnya ia mulai tumbuh remaja dan bakatnya semakin terasah.

Alhasil, sederet tim-tim besar pernah ia bela, mulai dari Martapura FC, Persija Jakarta, East Riffa (Bahrain), Arema FC hingga sekarang jadi bagian penting Bhayangkara FC.

Dalam bincang santai di acara Superball Live, Adam pun turut memberikan tips bagaimana dirinya bisa seperti sekarang ini.

Baca: Bhayangkara FC Vs Persib Bandung: Paul Munster Tak Pentingkan Hasil Akhir

“Ya, yang penting dari kecil tuh harus mau latihan terus, harus kerja keras. Tinggalkan hal-hal yang tidak perlu. Pokoknya harus banyak latihan,” kata Adam, Rabu (9/9/2020).

“Terus juga jangan mudah putus asa. Kalau ada seleksi gagal, ya dicoba terus. Tetap semangat. Intinya ketika kita lagi merintis atau berjuang jangan pernah putus asa,” sambungnya.

Selain itu, pemain kelahiran Jakarta 27 tahun silam tersebut juga mengingatkan, meski di usia dini dan remaja, para pesepakbola juga harus disiplin dengan asupan gizi.

Bahkan, pola istirahat juga jadi salah satu hal yang harus dilakukan dengan benar.

“Makanan juga harus dijaga ya. Sekarang kan kita bisa tahu makanan yang bergizi seperti apa, terus juga jangan sering-sering tidur malam, jangan begadang. Waktu istirahat itu penting buat recovery tubuh,” ujar eks pemain Timnas U-23 tersebut.

Meski Adam telah mendapatkan mimpinya menjadi pesepakbola profesional, eks pemain Persija Jakarta itu masih terus bekerja keras.

Kedisiplinan dan kerja keras yang ia lakukan berbuah hasil manis. Adam kembali dipanggil Timnas Indonesia yang kali ini ditangani langsung oleh pelatih Shin Tae-yong.

Ia pun berharap dirinya bisa lolos dari fase seleksi ini hingga nanti masuk dalam skuat utama Timnas Indonesia yang akan berlaga di tiga laga sisa kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia dan Piala AFF 2020.

“Alhamdulillah kemarin dipanggil Timnas, ikut TC. Ya harapan saya semoga saya bisa lolos dan kembali memperkuat Timnas Indonesia,” harapnya.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Madura United
10
7
2
1
19
5
14
23
2
PSM Makasar
10
6
4
0
18
6
12
22
3
Persita
11
7
1
3
18
13
5
22
4
Bali United
11
7
0
4
22
13
9
21
5
Persija Jakarta
10
6
3
1
12
5
7
21
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas