Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Mochamad Iriawan: Semua yang Terlibat di Sepakbola Indonesia Harus Semangat dan Tidak Patah Arang

Keputusan penundaan itu disampaikan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan setelah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Mochamad Iriawan: Semua yang Terlibat di Sepakbola Indonesia Harus Semangat dan Tidak Patah Arang
Tribunnews/Herudin
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PSSI memutuskan kembali menunda sementara waktu gelaran kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2.

Keputusan penundaan itu disampaikan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan setelah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di kantornya, Jakarta, pada Selasa (29/9/2020).

Penundaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dilakukan karena tidak mendapatkan rekomendasi izin penyelenggaraan pertandingan dari pihak kepolisian.

Salah satu pertimbangannya karena penyebaran Covid-19 diberbagai daerah di Indonesia masih tinggi.

Sejatinya, kompetisi sepak bola Liga 1 akan bergulir pada 1 Oktober 2020. Sedangkan, Liga 2 direncakan dimulai pada 17 Oktober 2020.

PSSI memutuskan melakukan penundaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sampai satu bulan ke depan atau bulan November 2020.

Rekomendasi Untuk Anda

Akibat penundaan ini, Seluruh pihak yang akan terlibat di dunia sepak bola pastinya sangat dirugikan.

Terlebih bagi klub-klub Liga 1 dan Liga 2 yang sudah serius dalam melakukan persiapan latihan sejak jauh-jauh hari.

Iriawan mengatakan, semua pihak yang terlibat di sepak bola Indonesia harus semangat dan tidak patah arang atas kabar penundaan ini.

Semua elemen yang terlibat di sepak bola harus sama-sama berdoa penyebaran Covid-19 bisa cepat menurun dan kompetisi sepak bola di Indonesia bisa kembali dijalankan.

"Kepada semua klub Liga 1 dan Liga 2, pemain, wasit, dan perangkat pertandingan tetap semangat. Kita ikuti dan hormati keputusan dari Polisi. namun kita tetap berdoa agar Covid-19 ini bisa segara berakhir," kata Iriawan dalam jumpa pers virtual, Selasa (29/9/2020).

Adanya kabar penundaan ini tentunya harus bisa diterima dengan lapang dada oleh semua pihak yang terlibat di sepak bola.

Menurut Iriawan, keselamatan dan kesehatan saat ini lebih penting dari segalanya.

"Kita tahu akibat dari penundaan kompetisi ini maka dampaknya sangat luas. Terdapat pemain, pelatih, perangkat pertandingan, wasit, dan ekosistem di sepak bola terkenda dampaknya. Ini sudah keputusan dan kemanusiaan harus dikedepankan," ujar Iriawan.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
29
20
6
3
50
18
32
66
2
Borneo FC
28
20
3
5
58
28
30
63
3
Persija
29
18
5
6
52
26
26
59
4
Bhayangkara FC 
29
14
5
10
39
34
5
47
5
Malut United
29
13
7
9
54
41
13
46
Berita Populer
Atas