Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Timnas Indonesia U19

Aspek-aspek yang Bisa Ditingkatkan Shin Tae-yong dari Timnas U-19 Indonesia

Didik menilai timnas U-19 Indonesia juga bisa meningkatkan kematangan mental selain kematangan fisik dan teknik.

Aspek-aspek yang Bisa Ditingkatkan Shin Tae-yong dari Timnas U-19 Indonesia
Media PSSI
Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong memberikan instruksi kepada para pemainnya di pemusatan latihan yang berlangsung di Kroasia. 

TRIBUNNEWS.COM - Asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto, menilai masih ada sejumlah hal yang bisa ditingkatkan oleh Shin Tae-yong di timnas U-19 Indonesia.

Tak bisa dipungkiri, kehadiran Shin Tae-yong membawa perkembangan yang signifikan bagi timnas U-19 Indonesia.

Witan Sulaeman Cs terus mencatatkan perkembangan yang positif selama menjalani pemusatan latihan di Kroasia.

Hal itu bisa dilihat dari catatan pertandingan saat melakoni tujuh laga uji coba di negara asal Marko Simic tersebut.

Baca: Alasan Shin Tae-yong Tak Mainkan Jack Brown pada Ujicoba Terakhir Timnas U-19 Indonesia di Kroasia

Setelah mengalami dua kekalahan di dua laga awal, tim Garuda Nusantara mencatatkan grafik yang meningkat menjadi imbang dan menang.

Bagas Kaffa dkk memang sempat kalah lagi saat menghadapi Bosnia Herzegovina, tetapi mereka sukses menutup laga ketuju dengan kemenangan 1-0 atas Dinamo Zagreb.

Perkembangan timnas U-19 Indonesia juga diakui oleh asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto.

Baca Juga: Komentar Pelatih dan Manajemen Bali United Usai Paulo Sergio Pamit

Pelatih yang kerap berkecimpung di dunia pengembangan usia dini itu melihat timnas U-19 Indonesia saat ini sangat menonjol dalam hal fisik pemain.

Peningkatan itu tampak terutama saat para pemain timnas U-19 Indonesia memberikan pressing kepada lawan-lawannya.

Didik juga memandang program-program yang diberikan oleh Shin Tae-yong sudah sangat baik.

Hanya, program-program itu masih bisa ditingkatkan dalam hal pemanfaatan sumber daya untuk memaksimalkan kekuatan tim.

Baca Juga: Lawan Manny Pacquiao, Conor McGregor Disebut Cuma Cari Sensasi

Pemain Timnas U-19 Indonesia, Bagas Kaffa berduel dengan salah satu pilar Dinamo Zagreb, 28 September 2020
INSTAGRAM/@PSSI
Pemain Timnas U-19 Indonesia, Bagas Kaffa berduel dengan salah satu pilar Dinamo Zagreb, 28 September 2020
"Namun, program bagus, materi bagus, manajemen bagus, tidak menjamin sebuah tim menjadi bagus," ucap Didik dilansir Bolasport.com dari Kompas.

"Akan tetapi, minimal menjadi jembatan perantara untuk mendekati dan membentuk sebuah tim yang ideal," ucap pria yang juga sebagai pegawai negeri sipil ini.

Di sisi lain, Didik menilai timnas U-19 Indonesia juga bisa meningkatkan kematangan mental selain kematangan fisik dan teknik.

Baca Juga: Banjir Kritikan soal Kebijakan Transfer, Man United Sebut Hanya Butuh 2 Hal dari Edinson Cavani

Kematangan mental itu bisa menjadi kunci persaingan David Maulana dan rekan-rekannya saat berlaga di Piala Dunia U-20 2021.

Sebab, ketika semua pemain matang secara fisik, teknik, dan mental, harmonisasi itu akan menciptakan sebuah permainan yang apik.

"Doktrin mental pemain juga harus disiapkan sejak dini. Kalau secara fisik, teknik, dan mental bagus insya Allah hasilnya akan maksimal," ucapnya.

"Bismillah semoga tahun 2021 timnas U-19 sebagai tuan rumah (Piala Dunia U-20) bisa maksimal hasilnya," katanya.

Ikuti kami di
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas