Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Agar Klub Tidak Merugi, PSSI Terus Lobi Polisi

Sebab, kerjasama dengan sponsor akan putus sehingga klub kesulitan untuk membayar gaji pemain

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Agar Klub Tidak Merugi, PSSI Terus Lobi Polisi
NDARU GUNTUR/BOLASPORT.COM
Ilustrasi Liga 1 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAPT LIB dan PSSI menggelar pertemuan dengan perwakilan klub
Liga 1 dan Liga 2 guna membahas kelanjutan liga yang saat ini masih dalam status penundaan.

Dalam rapat tersebut, hampir sebagian besar perwakilan klub berharap Liga 1 dan Liga 2 bisa bergulir kembali pada November mendatang yang dilandasi dengan berbagai pertimbangan.

Baca juga: Hasil Extraordinary Club Meeting 2020: Seluruh Klub Liga 1 Sepakat Kompetisi Dilanjutkan 1 November

Akan tetapi hingga saat ini Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum memberikan izin.

Bahkan terbaru kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menegaskan tidak akan mengeluarkan izin keramaian.

Baca juga: Liga 1 dan Liga 2 2020 Harus Dilanjutkan, Dirut PT LIB Beberkan Alasannya

Baca juga: Polri Belum Putuskan Berikan Izin Keramaian untuk Kompetisi Liga 1 dan Liga 2

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengatakan PSSI hingga saat ini masih berupaya dan berkomunikasi terus dengan Polri terkait izin keramaian untuk Liga 1 dan Liga 2.

“Ya, sedang diupayakan maksimal oleh PSSI,” kata Hadian Lukita saat dihubungi Tribun, Rabu (14/10).

“LIB diminta PSSI untuk merumuskan berbagai kemungkinan, sekarang mulai bekerja,” sambungnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan sebelumnya mengatakan bahwa dirinya kini tengah memohon kepada Polri untuk mengeluarkan izin perhelatan Liga 1 dan Liga  pada awal bulan depan.

Kasus Covid-19 yang sudah menurun di Jakarta dan nasib dari pemain, pelatih dan pelaku olahraga yang menunggu kepastian Liga diharapkan jadi pertimbangannya.

“Dari awal saya sampaikan, saya memohon kepada pihak pemerintah dan kepolisian
untuk bisa memberikan izin kepada kami satu bulan ke depan yaitu 1 November.
Sekarang sudah kelihatan ada penurunan Covid, parameternya adalah Jakarta sudah
dibuka dari PSBB. Pasti ini akan menjadi kajian dari pihak kepolisian, karena ekspektasi
sepakbola luar biasa, dan memang efek dari penundaan ini besar sekali baik kepada
pelatih, pemain, dan seluruh stakeholder yang berkaitan dengan sepakbola, ada
sponsor dan semua,” jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu juga menyebut apabila liga tak
dilanjutkan dampaknya klub-klub akan merugi.

Sebab, kerjasama dengan sponsor akan putus sehingga klub kesulitan untuk membayar gaji pemain, pelatih dan ofisial yang telah tertera dalam kontrak.

“Kami mengakomodir keinginan klub untuk bisa melanjutkan liga. Kalau tidak
dilanjutkan kasihan klub. Klub bisa mati, bisa bangkrut,” kata Iwan Bule.

"Tadi saya rapat, saya kembalikan ke mereka. Kalian mau bagaimana? Mereka bilang
yang penting kepastian, ini liga mau lanjut atau berhenti. Tapi mereka sendiri maunya
kalau bisa lanjut saja,” jelasnya.

Jaga Stamina

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persib
27
20
4
3
48
16
32
64
2
Borneo FC
27
19
3
5
56
27
29
60
3
Persija Jakarta
27
17
4
6
50
25
25
55
4
Malut United
27
13
7
7
53
35
18
46
5
Bhayangkara FC
27
13
5
9
36
31
5
44
Berita Populer
Atas