Superskor

Liga 1

Bung Towel Nilai PSSI dan PT LIB Tak Cakap Jalankan Lanjutan Liga 1 2020

Bung Towel merasa ragu dan meminta kepada PSSI untuk segera mengambil keputusan Liga lanjut atau tidak

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Bung Towel Nilai PSSI dan PT LIB Tak Cakap Jalankan Lanjutan Liga 1 2020
Super Ball/Feri Setiawan
Komentator Sepak Bola, Tommy Welly saat menghadiri jumpa pers FIFA U-17 World Cup Chilie 2015 di Studio 4 Rajawali TV, Cawang, Jakarta, Rabu (30/9/2015). Rajawali Televisi (RTV) menjadi Official Broadcaster FIFA U-17 World Cup Chile 2015 akan menayangkan 63 pertandingan baik itu secara langsung (live) maupun tunda (delay). Selain itu Topas TV sebagai televisi berbayar juga akan menayangkan pertandingan tersebut. Super Ball/Feri Setiawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pengamat sepakbola Indonesia, Tommy Welly menilai federasi sepakbola Indonesia, PSSI dan operator Liga, PT LIB tidak mampu untuk mengelola lanjutan Liga 1 2020 yang mengalami penundaan padahal sudah dijadwalkan kick off pada 1 Oktober lalu.

Pria yang akrab disapa Bung Towel tersebut menilai hal tersebut karena keputusan penundaan dilakukan H-2 sedangkan klub-klub sudah mempersiapkan diri.

Baca juga: Hasil Extraordinary Club Meeting 2020: Seluruh Klub Liga 1 Sepakat Kompetisi Dilanjutkan 1 November

“Kalau kesimpulan saya sih dari sepakbola dalam hal ini PSSI dan PT LIB ada ketidakcakapan, ketidakmampuan untuk mengeksekusi kompetisi. Kenapa ngotot gelar kompetisi sejak juni, itu gaungnya kick off satu Oktober tapi di ujung malah ada penundaan,” kata Bung Towel saat dihubungi Tribunnews, Kamis (15/10/2020).

Soal keputusan dari Polri yang tak memberikan izin salah satunya terkait masih tingginya pandemi, dirinya tak bisa membantah dan menyalahkan.

Baca juga: Polri Belum Beri Izin Keramaian Untuk Perhelatan Liga 1 dan Liga 2, Ini Upaya PSSI

Ia hanya bingung kenapa soal perizinan keramaian tak ada kabar  sejak jauh-jauh hari. Jika itu dilakukan, menurutnya tidak akan ada keputusan penundaan yang diumumkan H-2.

Baca juga: Upayakan LIga 1 dan Liga 2 Bergulir, Ketum PSSI: Kalau Tidak Bisa November ya Desember

Baru-baru ini, PSSI dan PT LIB menggelar pertemuan dengan perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2 di Yogyakarta.

Dalam keputusan tersebut, PSSI memberikan keyakinan kepada klub-klub untuk bisa meminta kepada Polri mengeluarkan izin pada 1 November.

Bila belum dapat juga maka di awal Desember atau Januari 2021 dengan menggunakan format pertandingan baru.

Mendengar kabar tersebut, Bung Towel merasa ragu  dan meminta kepada PSSI untuk segera mengambil keputusan Liga lanjut atau tidak agar klub-klub tidak merasa digantung karena bakal berpengaruh pada finansial.

Baca juga: Liga 1 dan Liga 2 2020 Harus Dilanjutkan, Dirut PT LIB Beberkan Alasannya

“Artinya dari tahapan ini muncul pertanyaan bagaimana komunikasi PSSI dan PT LIB dengan Kepolisian. Sekarang setelah 1 Oktober gagal ada keinginan 1 November, kemudian dikumpulkan klub-klub tapi ternyata tidak ada hasil yang signifikan, jadi apa yakin masih bisa menjalankan liga kalau hasilnya masih ngambang?”,

“Dampaknya juga kalau gantung seperti ini akan merugikan klub. Gimana kontrak mereka dengan pemain dan pelatih. Nah di sini artinya marwah PSSI dan PT LIB yang harusnya proteksi klub-klub jadi lemah. PSSI tidak cakap. Itu saya kesimpulannya PSSI tidak cakap,” jelasnya.

Seperti diketahui, Polri sendiri kembali menegaskan bahwa selama pandemi dan Pilkada pihaknya tak akan memberikan izin keramaian untuk perhelatan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas