Superskor

Madura United kata Muhammad Ridho tak Melarang Pemain Tarkam tapi Harus Dikomunikasikan

Pemain sepak bola terpaksa harus mengambil job tarkaman lantaran harus menyambung kehidupan, misalnya untuk kebutuhan pokok, mencicil kendaraan

Editor: Toni Bramantoro
Madura United kata Muhammad Ridho tak Melarang Pemain Tarkam tapi Harus Dikomunikasikan
tribunnewsBogor.com
Kiper Madura United, Muhammad Ridho usai diwawancarai di Stadion Mini, Cibinong 

Laporan Wartawan TribunnnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWS.COM, CIBINONG - Ikut bermain dalam pertandingan antar kampung (tarkam) menjadi suatu hal yang lumrah bagi pesepak bola profesional disaat kompetisi Liga Indonesia tidak ada di tahun 2020 sejak awal Maret lalu.

Pemain sepak bola terpaksa harus mengambil job tarkaman lantaran harus menyambung kehidupan, misalnya untuk kebutuhan pokok, mencicil kendaraan, mencicil rumah dan lainnya.

Dengan keadaan terpaksa, pemain memgambil jalan pintas untuk bermain tarkam.

Namun permasalahannya, sejumlah tim melarang pemain profesional untuk bermain tarkam.

Berbicara tarkam, salah satu tim kontestan Liga 1 2020, Madura United menjadi tim yang menerapkan rasa kekeluargaan cukup kuat.

Penjaga gawang Madura United, Muhammad Ridho mengatakan bahwa tim berjuluk Laskar Sapi Kerap tidak melarang pemainnya bermain tarkam.

Hanya saja, pemain diminta untuk berkomunikasi terlebih dahulu ke dalam tim sebelum ikut terjun ke pertandingan tarkam.

"Kemarin saya lihat di media, coach Rahmas Darmawan sudah bilang, kalau ada pemain yang ikut tarkam harus izin dulu biar pemain itu tahu masih pemain madura," ujarnya. 

"Juga coach RD juga tahu bahwa si A si B si C ikuti tarkam, tak masalah sebetulnya. Tapi ya itu tadi biar ngga cedera," tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas