Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Gunandi Saat Ini Konsentrasi Merumput di Arena Tarkam

Mendengar kata tarkam, mungkin sebagian orang akan berpendapat tarkam hanya liga amatir dan sebatas kompetisi antar kampung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Gunandi Saat Ini Konsentrasi Merumput di Arena Tarkam
wartakotalive
Gunandi Prasetiyo, seorang pemain tarkam asal Bogor, Jawa Barat. 

"Tahun 2018 nama saya mulai dikenal, dan beberapa pemain senior memberikan wejangan untuk saya agar menetapkan kisaran harga jasa bermain. Tapi saya memang tidak mau mematok tarif saya. Biasanya, saya komunikasi terlebih dulu dengan bos-bos yang meminta jasa saya untuk menyepakati harga," tambahnya.

Gunandi tak ingin bos yang memanggilnya mengalami peribahasa seperti membeli kucing dalam karung. 

Sebelum ia menyepakati harga jasanya, terlebih dulu dirinya meminta sang bos untuk melihatnya bermain.

"Jika puas, maka dalam pertandingan berikutnya bos dapat membayar saya sesuai dengan harga yang disepakati. Tapi jika tidak, selepas pertandingan itu, saya siap tidak dipakai atau dipanggil," tegasnya.

Tak lupa, Gunandi pun terus meningkatkan level permainannya. 

Hasilnya, sejak tahun 2018, dirinya kerap dibayar Rp.350.000, Rp.500.000, hingga jutaan.

"Sekarang sekali main sering dibayara Rp.500.000, Kalau di luar JABODETABEK biasanya diatas Rp.1.000.000, kadang saat level semifinal atau final pun segitu," paparnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelum pandemi Covid-19, Gunandi menjelaskan dirinya bisa meraup sekitar Rp.7 juta hingga 10 juta per bulan. 

Tarkam pun menjadi pekerjaan utamanya dalam mengumpulkan uang. 

"Tapi itu hampir setiap hari saya bermain. Dalam sebulan, mungkin hanya dua hari saya tidak bermain. Prinsipnya, saya ingin memberikan yang terbaik di tim, sehingga tim bisa melaju hingga final. Otomatis kan saya tetap bermain," terangnya. 

Namun, saat ini pandemi Covid-19 membuat Gunandi tak leluasa lagi bermain seperti dulu. Banyak tarkam yang dilarang diadakan.

Alhasil, dirinya pun harus pintar mengelola keuangan dari hasil tabungannya dulu.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas