Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga Inggris

Hati-hati Chelsea, Thomas Tuchel Kerap jadi Bulan-Bulanan Jurgen Klopp dan Pep Guardiola

Thomas Tuchel dikabarkan akan menggantikan posisi Lampard di Chelsea. Tapi rekor pertemuan kurang apik saat ketemu Klopp dan Guardiola.

Hati-hati Chelsea, Thomas Tuchel Kerap jadi Bulan-Bulanan Jurgen Klopp dan Pep Guardiola
DFB.DE
Juergen Klopp dan Thomas Tuchel 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, menjadi kandidat terkuat pengganti Frank Lampard di Chelsea.

Kabar kedekatan antara Thomas Tuchel dan Chelsea terdengar setelah Frank Lampard resmi dipecat dari kursi kepelatihan klub berjulukan The Blues tersebut.

Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, bahkan menyebut Thomas Tuchel telah sepakat menjadi penerus Frank Lampard di "kerajaan" milik Roman Abramovich.

Baca juga: Thomas Tuchel akan Datang, Harapan Baru bagi Timo Werner dan Kai Havertz, Chelsea?

Baca juga: Rapor Pelatih Chelsea era Roman Abramovich, Frank Lampard di Urutan Paling Bawah

"Thomas Tuchel adalah manajer baru Chelsea setelah Lampard dipecat. Pengumuman diperkirakan segera. Kesepakatan telah dicapai," tulis Fabrizio Romano pada akun Twitter pribadinya, Senin (24/1/2021) malam WIB.

Kabar ini membuka peluang reuni antara tiga pelatih yang pernah saling berhadapan di Bundesliga, kasta tertinggi Liga Jerman. Mereka adalah Thomas Tuchel, Pep Guardiola, dan Jurgen Klopp.

Ketiga pelatih itu kali terakhir bersaing di Bundesliga pada musim 2013-2014, saat Thomas Tuchel masih berjuang bersama Mainz 05, sedangkan Pep Guardiola dan Juergen Klopp masing-masing menukangi Bayern Munchen dan Borussia Dortmund.

Apabila menilik persaingan kala itu, Thomas Tuchel menjadi bulan-bulanan Pep dan Klopp.

Bersama Mainz 05, Thomas Tuchel selalu menelan kekalahan saat bersua dua pelatih kawakan tersebut.

Thomas Tuchel tak kuasa membendung dominasi Dortmund dan Bayern. Dia pun harus puas membawa Mainz 05 finis di peringkat ketujuh klasemen Bundesliga musim 2013-2014.

Adapun Pep Guardiola ketika itu berhasil membawa Bayern Munchen finis di puncak klasemen.

Halaman
12
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas