Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Pencahayaan Stadion Manahan Solo Dikritik, Ini Respons Gibran Rakabuming

Meski baru sehari pelaksanaan Piala Menpora 2021, kritik tajam mengarah ke panitia pelaksana khususnya mengenai venue Stadion Manahan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pencahayaan Stadion Manahan Solo Dikritik, Ini Respons Gibran Rakabuming
IST.
Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dalam acara Perkenalan Kepemilikan Baru PT Persis Solo Saestu, Sabtu (20/3/2021) siang di area Stadion Manahan. 

TRIBUNNEWS.COM - Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka turut berkomentar mengenai pencahayaan Stadion Manahan yang dikritik dalam laga PSIS Semarang Vs Barito Putera pada Minggu (21/3/2021) malam WIB.

Ajang Piala Menpora 2021 resmi dibuka pada Minggu (21/3/2021) sore WIB.

Baca juga: Pengganti Omid Nazari Jebolan PSV, Aroma Belanda Makin Kental di Skuat Persib Bandung

Pembukaan dilakukan di Stadion Manahan Solo dengan simbolik penekanan tombol oleh Ketum PSSI, Menpora RI dan Walikota Surakarta.

Laga pembuka mempertemukan Arema FC Vs Persikabo 1973 yang berakhir imbang 1-1.

Lalu dilanjutkan dengan laga kedua yang mempertemukan PSIS Semarang Vs Barito Putera.

Baca juga: Bertabur 6 Gol dan Kartu Merah Pelatih, PSIS Gagal Menang atas Barito Seusai Unggul Telak

Meski baru sehari pelaksanaan Piala Menpora 2021, kritik tajam mengarah ke panitia pelaksana khususnya mengenai venue Stadion Manahan.

Yang menjadi sasaran kritikan adalah kondisi pencahayaan Stadion Manahan saat malam hari, yakni saat laga PSIS Semarang Vs Barito Putera.

Rekomendasi Untuk Anda

Selama pertandingan, terlihat beberapa area lapangan Stadion Manahan terlihat gelap dan kurang penerangan.

Terutama di area belakang gawang dan pinggir lapangan, sangat kontras dengan pencahayaan yang mengenai lapangan.

Karena hal itu, warganet di sosial media mengkritik panitia pelaksana dan saluran televisi yang menyiarkan Piala Menpora 2021.

Salah satu akun instagram @stadiuminfrastructure menyoroti fenomena ini.

Setidaknya menurut mereka yang dinukil oleh BolaSport.com, ada 2 penyebab mengapa pencahayaan Stadion Manahan Solo tidak terlalu terang.

Baca Juga: Piala Menpora 2021 - Gibran Rakabuming Beri Pembelaan untuk Lampu Stadion Manahan yang Redup

Pemain PSIS Semarang, Fandy Eko Utomo, usai mencetak gol ke gawang Tira Persikabo
PSSI Pers
Pemain PSIS Semarang, Fandy Eko Utomo, usai mencetak gol ke gawang Tira Persikabo

Pertama, arah sorot lampu FOP (Field of Play) yang fokus ke lapangan.

Lalu tidak semua lampu stadion dinyalakan, hanya disesuaikan dengan standar minimal regulasi kompetisi.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
27
27
27
27
48
16
32
64
2
Borneo FC
27
27
27
27
56
27
29
60
3
Persija
27
27
27
27
50
25
25
55
4
Malut United
27
27
27
27
53
35
18
46
5
Bhayangkara FC 
27
27
27
27
36
31
5
44
Berita Populer
Atas