Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Gelandang Cilegon United Banting Stir Jual Bakso Kotakan Pasca Covid-19

Nasib pesepakbola di Liga 2 Indonesia tak banyak sebaik pemain yang berada di tim-tim Liga 1 Indonesia. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Gelandang Cilegon United Banting Stir Jual Bakso Kotakan Pasca Covid-19
wartakotalive
Eka Dwi Susanto, gelandang Cilegon United musim lalu 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS. TANGERANG - Nasib pesepakbola di Liga 2 Indonesia tak banyak sebaik pemain yang berada di tim-tim Liga 1 Indonesia. 

Tak bisa dipungkiri, sejak pandemi Covid-19 melanda Maret lalu, kompetisi sepak bola terhenti dan banyak tim di Liga 2 Indonesia yang dibubarkan. Bahkan sejak Juni 2020 lalu banyak pemain tidak mendapatkan lagi gajinya karena tim dibubarkan.

Hal yang berbeda dengan tim-tim Liga 1 Indonesia yang masih bisa membayar gaji pemain meski dengan potongan hingga 90 persen.

Tak heran, banyak pemain yang banting stir, baik bermain tarkam, maupun wirausaha.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Eka Dwi Susanto, salah satu gelandang Cilegon United musim 2020 lalu.

Eka tak gengsi jualan bakso.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya sejak Liga berhenti saya jualan bakso mas, kan tidak dapat gaji lagi semenjak Juni lalu. Lumayanlah hasilnya menutupi biaya sehari-hari," ujarnya di Lapangan Garuda Larangan.

Eka mengaku mengambil bakso mentah dari pamannya lalu memasaknya, kemudian menjualnya per kotak, dimana isi perbungkusnya berbeda-beda, yang kecil berisi 70 dan yang besar berisi 35 per bungkus.

Ada pula 13 menu yang ia siapkan, seperti bakso kecil berisi 30, bakso sedang isi 35, bakso urat isi 10, bakso mercon isi 10, bakso telor, bakso granat, varisasi, mix urat, mix mercon, mix urat mercon, tahu biasa dan tahu pedas.

Bakso yang ia jual per kotak pun tergolong murah karena seharga Rp.30.000 sudah termasuk bumbu di dalamnya.

"Saya promosinya lewat sosial media, baik itu Whatsapp, Instagram, facebook. Alhamdulillah teman istri juga banyak ya, kan bakso identik sama cewek ya, jadi laris juga. Bahkan saya juga sudah punya beberapa langganan," paparnya.

Tak jarang pula dirinya membawa bakso dagangannya saat latihan dan menawarkannya kepada teman-temannya di lapangan.

Eka mengakui, ia bisa meraup keuntungan bersih Rp.5000 dari setiap kotak yang ia jual.

Tak heran, Eka menjelaskan hasil jualan bakso cukup untuk biaya bulanan ia dan keluarga kecilnya bahkan sanggup membayar angsuran mobilnya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
27
27
27
27
48
16
32
64
2
Borneo FC
27
27
27
27
56
27
29
60
3
Persija
27
27
27
27
50
25
25
55
4
Malut United
27
27
27
27
53
35
18
46
5
Bhayangkara FC 
27
27
27
27
36
31
5
44
Berita Populer
Atas