Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Asops Kapolri: Kejadian Suporter Jakarta dan Bandung Jadi Kajian Pihak Kepolisian Soal Izin Liga

Imam Sugianto mengatakan dampak dari kejadian suporter baik di Jakarta dan Bandung bakal jadi acuan pihaknya sebelum mengeluarkan izin Liga 1

Asops Kapolri: Kejadian Suporter Jakarta dan Bandung Jadi Kajian Pihak Kepolisian Soal Izin Liga
Tribunnews/Abdul Majid
Menpora Zainudin Amali (tengah) saat melakukan konferensi pers bersama dengan Asops Kapolri Imam Sugianto (kanan) dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (27/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Irjen Pol. Imam Sugianto mengatakan dampak dari kejadian suporter baik di Jakarta dan Bandung bakal jadi acuan pihaknya sebelum mengeluarkan izin kompetisi Liga 1 2021.

Pihaknya meminta baik PSSI atau PT LIB bisa memberikan edukasi kepada para suporter agar tindakan yang melanggar protokol kesehatan dan kriminalitas itu tak lagi terjadi di kemudian hari.

Seperti diketahui, setelah Piala Menpora berakhir dengan menobatkan Persija Jakarta sebagai pemenang dan Persib runner-up, hal itu pun langsung diikuti euforia berlebihan dari oknum The Jakmania di Jakarta dan kekecewaan mendalam oleh Bobotoh di Persib.

Ribuan The Jakmania merayakan atau konvoi yang terpusat di Bundaran HI, sementara Bobotoh menyerang kantor Persib Bandung dan melakukan sweeping terhadap kendaraan berasal dari Jakarta.

“Terkait dengan izin, tentunya ini jadi kajian. Tadi hasil rapat kita bagaimana mengelola adik-adik suporter. Nanti kita tunggu langkah konkretnya dari stakeholder terkait. Jika bisa dikendalikan, itu akan jadi acuan pemberian izin (kompetisi Liga 1) selanjutnya,” kata Imam Sugianto dalam konferensi pers di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Imam menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan beberapa orang yang terlibat dari kejadian di Bundaran HI dan di Bandung.

Beberapa oknum The Jakmania harus menjalani pemeriksaan sebelum akhirnya dipulangkan.

Meski demikian, Polda Metro Jaya tetap akan melakukan pendalaman atas kejadian ini.

Begitu juga aksi yang tak terpuji yang dilakukan oleh oknum Bobotoh di Bandung.

“Terkait kejadian HI itu bisa jadi pertimbangan kami dalam penyelenggaraan berikutnya, salah satunya rekomendasi dari satgas covid itu bisa jadi untuk izin even-event selanjutnya,”

“Dari kejadian HI itu Polda sudah periksa 65 orang, ada satu perempuan diamankan di Polda Metro,12 anak-anal, sisanya orang dewasa, sudah dilakukan pemeriksaan. Tanggal 26 pagi mereka dipulangkan dengan membuat pernyataan. Tentunya saat ini Polda Metro tengah melakukan pendalaman, nanti akan dibicarakan kelanjutannya gimana,” kata Imam.

“Kalau kejadian di Bandung, ada ungkapan kekecewaan dari Bobotoh juga sudah diamankan delapan orang dan dilakukan pemeriksaan berlanjut oleh Polda Jabar,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas