Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Isu Hangat, Kompetisi Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Ilham Jaya Kusuma bilang Gak Ada Gregetnya lagi

Ilham Jaya Kusuma turut memberikan komentarnya, perihal isu hangat kompetisi sepak bola musim 2021 tanpa degradasi

Isu Hangat, Kompetisi Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Ilham Jaya Kusuma bilang Gak Ada Gregetnya lagi
wartakotalive
Ilham Jaya Kusuma 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Legenda Persita Tangerang, Ilham Jaya Kusuma turut memberikan komentarnya, perihal isu hangat kompetisi sepak bola musim 2021 tanpa degradasi.

Aturan degradasi sendiri dianggap oleh mantan topskor Liga Indonesia tahun 2002 ini sebagai keharusan.

Ilham Jaya Kusuma
Ilham Jaya Kusuma (wartakotalive)

Ilham menjelaskan, kompetisi dibuat untuk memajukan Sepakbola, dimana di dalamnya akan tersaring pula pemain terbaik untuk mengisi timnas sepak bola Indonesia nantinya.

"Menurut saya pribadi, harus ada persaingan, dimana dari Liga 2 bersaing ke Liga 1, dan di Liga 1 bersaing untuk tetap bisa bertahan. Jadi ada degradasinya. Tanpa degradasi, kompetisi sepak bola tidak greget lagi," ujarnya.

Lanjutnya, tanpa degradasi juga berpengaruh ke motivasi tim-tim yang bermain nantinya.

Ilham Jaya Kusuma, mantan pemain Persita Tangerang sekaligus pelatih Persita U-18.
Ilham Jaya Kusuma, mantan pemain Persita Tangerang sekaligus pelatih Persita U-18. (wartakotalive)

Hal ini diyakininya bisa berpengaruh pada kualitas pemain ke depannya.

"Kalau disebut kemunduran memang kurang pas mengingat kondisi pandemi seperti ini. Namun, kurang ideal jika tanpa degradasi," tambahnya.

Jika sisi negatif tanpa degradasi telah terlihat. Ilham pun memberikan pandangan perihal dampak positifnya.

Baca juga: Atlet Dayung dan Atletik Indonesia Dapat Suport dari Dubes RI untuk Jepang

Baca juga: Timnas Indonesia Belum Dapat Porsi Latihan Berat kata Shin Tae-yong

Jika kompetisi tanpa degradasi, maka akan menjadi kesempatan bagi pemain muda mengambil jam terbang, serta kesempatan bagi pelatih lokal.

"Namanya tanpa degradasi, untuk apa mahal-mahal pakai pemain asing, dan pelatih asing?, berdayakan yang lokal saja. Optimalkan semua, sayang anggaran. Namun, resikonya adalah orang akan memandang kompetisi kita mundur," tutupnya. 

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas