Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Kenangan Unik Bermain PES: Strategi One Two, Kekejaman Adriano hingga Wasit Kazuki Ito

Berbagai kenangan unik dipastikan masih dimiliki oleh para penggemar game Pro Evolution Soccer (PES) yang kerapkali dimainkan lewat PS1 maupun PS 2.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Drajat Sugiri
zoom-in Kenangan Unik Bermain PES: Strategi One Two, Kekejaman Adriano hingga Wasit Kazuki Ito
IST
Lionel Messi jadi brand ambassador eFootball, game terbaru dari Konami, menggantikan PES/Konami. 

TRIBUNNEWS.COM - Konami secara resmi telah mengambil langkah serius mengganti permainan bernama Pro Evolution Soccer (PES), Kamis (22/7/2021) hari ini.

PES sendiri telah menjadi game sepak bola terbaik bagi para pecinta olahraga si kulit bundar sejak tahun 2000-al.

Berbagai hal berupa kenangan unik dipastikan masih dimiliki oleh para penggemar game yang kerapkali dimainkan lewat PS1 maupun PS 2 tersebut.

Bahkan, tak jarang pula ada peraturan tak tertulis yang sudah terkenal bagi para gamer yang memainkan permainan tersebut.

Sebagaimana misal kenangan unik berupa strategi one two yang kerapkali menjadi andalan para gamer.

Baca juga: Legenda Game Sepakbola Konami Pamit, Winning Eleven Berevolusi Jadi PES Hingga eFootball

Baca juga: Umumkan Perpisahan PES, Konami Kenalkan Game Lintas Platform Bernama eFootball

Lionel Messi jadi brand ambassador eFootball, game terbaru dari Konami, menggantikan PES/Konami.
Lionel Messi jadi brand ambassador eFootball, game terbaru dari Konami, menggantikan PES/Konami. (IST)

Strategi one two memiliki makna dua pemain saling melakukan kerjasama dengan operan cepat untuk mengelabui lawannya.

Apalagi jika dua pemain yang digunakan untuk bermain one two sama-sama memiliki kualitas yang tinggi.

Rekomendasi Untuk Anda

Maka bisa dipastikan strategi itu akan berjalan lancar dan tak mudah dihentikan oleh tim lawan.

Hanya saja memang strategi tersebut kerapkali dilarang utamanya ketika pemain tersebut sudah berada di kotak penalti.

Para pemain game kerapkali dilarang untuk memainkan strategi one two ketika berada di kotak penalti oleh pihak lawan.

Striker Manchester United, Marcus Rashford (2R) merayakan mencetak gol ketiga timnya dengan gelandang Portugis Manchester United Bruno Fernandes selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara West Ham United dan Manchester United di The London Stadium, di timur London pada 5 Desember 2020.
Striker Manchester United, Marcus Rashford (2R) merayakan mencetak gol ketiga timnya dengan gelandang Portugis Manchester United Bruno Fernandes selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara West Ham United dan Manchester United di The London Stadium, di timur London pada 5 Desember 2020. (ADAM DAVY/POOL/AFP)

Hal ini dikarenakan strategi one two kadang dianggap tak diadil mengingat dampak instan yang didapatkan jika mampu menjalankannya dengan baik.

Seperti sebuah peraturan yang tidak tertulis dimana strategi one two kerapkali dilarang digunakan dalam sebuah permainan PES agar tercipta sebuah keadilan.

Ada pula kenangan unik lainnya yang masih bersifat larangan, salah satunya larangan menempatkan Roberto Carlos sebagai penyerang tim.

Sosok Roberto Carlos dapat dikatakan menjadi salah satu legenda bagi para pecinta permainan PES.

Baca juga: Profil Luke Shaw, Jelmaan Roberto Carlos, Aktor Utama Pencetak Gol Tercepat di Sejarah Final Euro

Bagaimana tidak, Roberto Carlos yang berposisi sebagai fullback kiri kerap kali dimainkan sebagai penyerang.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
38
26
7
5
71
27
44
85
2
Man. City
38
23
9
6
77
35
42
78
3
Manchester United
38
20
11
7
69
50
19
71
4
Aston Villa
38
19
8
11
56
49
7
65
5
Liverpool
38
17
9
12
63
53
10
60
Berita Populer
Atas