Peluang Duet Lamar Tercipta di Lini Serang Inter Milan - Potensi Kisah Indah Lukaku yang Terulang
Mengenal duet LAMAR, yakni Lautaro dan Martial, calon pengganti Lukaku di lini serang Inter Milan.
Penulis:
Drajat Sugiri
Editor:
Dwi Setiawan
TRIBUNNEWS.COM - Inter Milan tengah menyiapkan duet baru untuk menggantikan duo LuLa (Lukaku-Lautaro) yang dipastikan berpisah.
Kepergian Romelu Lukaku ke Chelsea pada bursa transfer musim panas ini membuat Nerazzurri menggodok terciptanya duet 'LAMAR'.
Inter Milan melego Romelu Lukaku ke Chelsea dengan banderol 115 juta euro atau sektitar Rp 1,9 triliun.
Kebutuhan The Blues akan sosok striker bertipikal target man membuat mereka tak keberatan menggelontorkan dana dengan jumlah fantastis.
Sebaliknya, Inter Milan mencoba untuk menggunakan uang penjualan Lukaku mencari pengganti bomber Timnas Belgia tersebut.
Baca juga: Keberhasilan Chelsea Pinang Lukaku Justru Bikin Inter Milan Terjepit, Proyek Scudetto Inzaghi Ambyar
Baca juga: Taktik AC Milan Gembosi Kekuatan Chelsea - Ziyech Prioritas & Bakayoko Saingan Anyar Franck Kessie
Dikabarkan oleh Mirror, Nerazzurri tengah memantau perkembangan striker terpinggirkan milik Manchester United, Anthony Martial.
Tepat sekali, andai Martial berlabuh ke Giuseppe Meazza, ia akan menjadi tandem dari Lautaro Martinez.
'LAMAR' adalah akronim dari Lautaro dan Martial.
Sebagaimana yang diketahui, Martial mulai menemukan menit bermain reguler sejak kedatangan Ole Gunnar Solskjaers ebagai pelatih Manchester United.
Meski pada awal kedatangannya Martial diberikan harapan besar, namun bomber asal Prancis itu tak sepenuhnya bisa menjawab ekspektasi dengan sempurna.
Ia kalah saing dengan pemain muda seperti Marcus Rashford dan Mason Greenwood. Di sisi lain, kedatangan Edinson Cavani musim lalu juga menambah 'derita' Anthony Martial.
Jika dilihat dari sumbangsih berupa gol, Martial tak jelek-jelek amat bersama Setan Merah.
Dari 258 penampilan yang ia bukukan, pemain yang dapat mengemban tugas sebagai winger ini sukses menorehkan 78 gol.
Inter Milan memiliki skenario tersendiri untuk dapat memboyong Martial ke kota Milan.
Ia berencana untuk meminjam sang striker selama satu musim plus tawaran kewajiban mempermanenkan di akhir musim.