Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Superskor

Dua Pilar Sandaran AC Milan Berkiprah di Liga Champions, Antara Kutukan dan DNA Pemenang

Olivier Giroud dan Zlatan Ibrahimovic diharapkan bisa menjadi sandaran bagi permainan AC Milan kala berkiprah di Liga Champions.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Dua Pilar Sandaran AC Milan Berkiprah di Liga Champions, Antara Kutukan dan DNA Pemenang
MIGUEL MEDINA / AFP
Para pemain tim AC Milan berkumpul di sekitar penyerang Swedia AC Milan Zlatan Ibrahimovic (tengah) sebelum pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Benevento di Stadion San Siro di Milan pada 1 Mei 2021. MIGUEL MEDINA / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Penantian AC Milan selama tujuh tahun untuk manggung di Liga Champions akhirnya terjawab dengan manis.

Musim lalu AC Milan sukses finis di urutan kedua klasemen akhir Liga Italia.

Keberhasilan tersebut sekaligus mengamankan satu slot tiket bagi AC Milan untuk manggung di Liga Champions musim 2021/2022.

Tentu menjadi pertanyaan, siapa pilar yang bakal menjadi tumpuan bagi AC Milan ketika berkiprah di Liga Champions.

Mengingat, klub besutan Stefano Pioli ini dapat dikatakan 'tim muda' yang mencoba untuk kembali menemukan identitas besar Rossoneri.

Baca juga: Arrigo Sacchi: Jangan Mimpi Terlalu Tinggi, AC Milan Belum Cukup Modal Saingi Juventus

Baca juga: Dahulu Teman Kini jadi Rival, Bek AC Milan Ini Kirim Pesan Peringatan kepada Bomber Anyar AS Roma

Penyerang Swedia AC Milan Zlatan Ibrahimovic (kiri) dan pelatih AC Milan Italia Stefano Pioli bereaksi setelah Ibrahimovic menerima kartu merah saat pertandingan sepak bola Serie A Italia Parma vs AC Milan pada 10 April 2021 di stadion Ennio-Tardini di Parma.
Alberto PIZZOLI / AFP
Penyerang Swedia AC Milan Zlatan Ibrahimovic (kiri) dan pelatih AC Milan Italia Stefano Pioli bereaksi setelah Ibrahimovic menerima kartu merah saat pertandingan sepak bola Serie A Italia Parma vs AC Milan pada 10 April 2021 di stadion Ennio-Tardini di Parma. Alberto PIZZOLI / AFP (Alberto PIZZOLI / AFP)

Sebagaimana yang diketahui, perlahan namun pasti proyek yang dikembangkan AC Milan mulai menghasilkan buah.

Tak hanya dari segi permainan yang menanjak, namun target demi target mulai berhasil terealisasi. Termasuk kembali bermain di Liga Champions.

BERITA REKOMENDASI

Tentu bakal berat bagi Rossoneri di musim ini berhasrat menyapu bersih semua kompetisi yang mereka ikuti dengan raihan gelar juara.

Namun target paling realistis yang dapat dihasilkan oleh AC Milan adalah raihan Scudetto Liga Italia.

Musim lalu Rossoneri nyaris mendapatkan titel juara Liga Italia jika tak terhalang badai konsistensi.

Namun Il Diavolo Rosso nampaknya juga tak ingin kehilangan momentum euforia kembali mentas di kompetisi elite benua biru.

Dilansir dari laman Sempre Milan, Rossoneri tak menargetkan capaian di Liga Champions musim ini.


Berjuang semaksimal mungkin dengan prinsip nothing to lose di setiap laga menjadi acuan utama AC Milan.

Namun skuat muda Il Diavolo Rosso membutuhkan sandaran bagi permainan mereka, mengingat kurangnya jam terbang pemainnya di level Liga Champions.

Selebrasi penyerang AC Milan, Olivier Giroud merayakan golnya ke gawang Panathinaikos.
Selebrasi penyerang AC Milan, Olivier Giroud merayakan golnya ke gawang Panathinaikos. (Instagram @acmilan)

Pertama, nama yang bakal dijadikan andalan adalah Zlatan Ibrahimovic.

Bomber Timnas Swedia itu tak perlu disangsikan kembali bagaimana jam terbang ataupun pengalaman yang ia miliki ketika bermain di Liga Champions.

Ia pernah melakukannya bersama Barcelona, AC Milan, PSG dan Inter Milan maupun Ajax.

Pengalaman yang dimiliki Zlatan Ibrahimovic diharapkan dapat ditularkan kepada pemain seperti Theo Hernandez, Brahim Diaz hingga Rafael Leao.

Namun yang perlu digarisbawahi adalah, Zlatan Ibrahimovic bak memiliki 'kutukan' soal Liga Champions.

Memang benar Ibra memiliki mentalitas juara di liga domestik. Namun sejauh ini, penyerang 39 tahun itu belum pernah memegang trofi si kuping besar.

Nama kedua adalah Olivier Giroud. Boleh dikatakan, jika dibandingkan dengan Ibra, penyerang Timnas Prancis ini masih kalah pengalaman di Liga Champions.

Bahkan tim-tim yang Olivier Giroud pernah perkuat tak semuanya mentereng seperti Zlatan Ibrahimovic.

Namun faktanya, Giroud pernah membantu Chelsea meraih gelar Liga Champions.

Dengan demikian, penyerang 34 tahun tersebut memiliki DNA pemenang yang bisa diterapkan kepada permainan Rossoneri.

Penyerang Timnas Prancis itu pun diharapkan menjadi pilar andalan bagi permainan Il Diavolo Rosso.

Tak hanya di Liga Champions, namun juga dalam perburuan Scudetto Serie A.

(Tribunnews.com/Giri)

Ikuti berita terkait AC Milan

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Napoli
11
8
1
2
18
8
10
25
2
Inter Milan
11
7
3
1
25
13
12
24
3
Atalanta
11
7
1
3
29
14
15
22
4
Fiorentina
11
6
4
1
22
9
13
22
5
Lazio
11
7
1
3
24
14
10
22
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas