Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga Italia

Joaquin Correa, Dialogare Inter Milan, Siap Geser Lautaro Martinez, Penerjemah Calhanoglu & Barella

Joaquin Correa, gelandang sentral Inter Milan, bisa geser Lautaro Martinez di lini depan

Joaquin Correa, Dialogare Inter Milan, Siap Geser Lautaro Martinez, Penerjemah Calhanoglu & Barella
MIGUEL MEDINA / AFP
Pemain depan Inter Milan asal Argentina Joaquin Correa merayakan setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Hellas Verona dan Inter Milan di stadion Marcantonio Bentegodi di Verona pada 27 Agustus 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Claudio Lotito bukanlah Presiden klub yang mudah diajak negosiasi, baginya, pemain harus ditebus dengan harga pantas untuk hengkang dari Lazio.

Maka jangan heran jika Sergej Milinkovic-Savic yang diincar Manchester United, atau Ciro Immobile yang sempat diisukan kembali ke Juventus, justru masih berseragan Lazio.

Anomali terjadi ketika Maurizio Sarri masuk sebagai pelatih menggantikan sosok Simone Inzaghi yang bergabung ke Inter Milan.

Nama, Joaquin Correa, tidak masuk dalam skema yang diinginkan oleh Sarri, dan dengan cepat kini bergabung ke Inter Milan dan bereuni dengan Simone Inzaghi.

Pemain depan Inter Milan asal Argentina Joaquin Correa merayakan setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Hellas Verona dan Inter Milan di stadion Marcantonio Bentegodi di Verona pada 27 Agustus 2021.
Pemain depan Inter Milan asal Argentina Joaquin Correa merayakan setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Hellas Verona dan Inter Milan di stadion Marcantonio Bentegodi di Verona pada 27 Agustus 2021. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Baca juga: Sandro Tonali, Pewaris Mediano di AC Milan, Replikasi Pirlo, Verratti hingga Trapattoni

Nama Correa memang sudah menjadi buah bibir ketika pertama kali bergabung ke Sampdoria pada 2015 dari Estduiantes.

Kecepatannya sangat memukau, posisinyapun unik, ia bisa ditempatkan sebagai regista atau mezzala, tetapi beberapa menyebut kurang begitu tepat menggambarkan posisi Correa.

Aslinya ia adalah secon striker dalam skema 4-4-2, ia punya ketajaman dan juga daya jelajah yang cukup luas.

Atau Between The lines dalam sepak bola Inggris untuk menggambarkan Correa, posisinya diantara striker dan gelandang serang.

Dalam bahas Italia, tidak ada istilah baku untuk between the lines, tetapi merujuk pada buku Tom Williams, pemain yang berposisi tersebut biasa diucapkan sebagai dialogare oleh komentator Italia.

Posisi tersebut sangat tepat menggambarkan peran Correa, di Sampdoria ia lebih banyak bermain di belakang Manolo Gabbiadini atau Eder.

Halaman
123
Penulis: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas