Memphis Depay & Luuk de Jong, Harapan Baru Koeman di Barcelona Usai Lionel Messi & Griezmann Pergi
Ulasan Memphis Depay dan Luuk de Jong, harapan baru Barcelona dalam koneksi Belanda bersama Ronald Koeman usai Lionel Messi & Griezmann hengkang.
Penulis:
Muhammad Nursina Rasyidin
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
TRIBUNNEWS.COM - Manuver Barcelona dalam bursa transfer musim panas ini begitu menggeliat, Lionel Messi harus hengkang dari klub Catalan karena krisis keuangan klub, ditambah dengan hengkangnya Antoine Griezmann yang kembali ke mantan timnya, Atletico Madrid.
Tapi, di lain sisi, Barcelona tetap mencari opsi untuk menutup celah mereka, terutama di lini depan setelah kepergian Lionel Messi dan Antoine Griezmann.
Dia adalah Luuk de Jong, mantan rekan satu tim Memphis Depay di PSV Eindhoven beberapa musim lalu, ditambah dengan chemistry Belanda yang berasal dari Ronald Koeman.
Ini akan menjadi tajuk baru dalam perjalanan Barcelona mengarungi musim 2021/2022.
Baca juga: Made In La Masia, Ansu Fati Resmi Memakai Kaus Nomor 10 Barcelona yang Telah Ditinggalkan Leo Messi
Tim yang saat ini tengah dilanda dengan krisis finansial bakal berupaya bangkit dengan kekuatan baru yang mereka bangun pada jendela transfer musim panas kemarin.
Luuk de Jong dan Memphis Depay adalah rekrutan terbaru Blaugrana musim ini, ditambah dengan Eric Garcia serta Sergio Aguero yang didatangkan secara gratis.
Namun, koneksi antara dua striker Barcelona ini, antara Depan dengan de Jong punya statistik yang menarik dan bisa menjadi modal berharga bagi Barcelona.
Goal Internasional merangkum,musim 2014/2015 Memphis Depay dan Luuk de Jong adalah predator di Eredivisie bersama PSV.
Keduanya mencetak lebih dari 20 gol dalam satu musim, Memphis Depay menghasilkan 27 gol dan Luuk de Jong dengan gelontoran 25 gol.
Baca juga: Transfer Barcelona, Kembalinya Antoine Griezmann Bikin Atletico Untung Tiga Kali Lipat
Luuk de Jong pada dasarnya masih terikat kontrak dengan Sevilla hingga 2023 mendatang, tapi sosok yang dikagumi Ronald Koeman itu bakal bekerja untuk Blaugrana dengan status pinjaman musim ini.
Pada musim pertamanya dengan Sevilla, ia tampil dalam 46 laga dan mencetak 10 gol, menurut catatan Marca.
Musim lalu ia menghasilkan sembilan gol dalam 46 penampilan.
Dia juga berandil besar mengantarkan Sevilla menjuarai Liga Eropa pada musim 2020 setelah mengalahkan Inter Milan di final dengan mencetak dua gol.
Tidak salah jika Barcelona pilih Luuk de Jong meski sudah berusia kepala tiga, pemain ini bakal memainkan peran penting bagi Ronald Koeman.
Baca juga: Tradisi Memphis Depay Bisa Bikin Barcelona Was-was & Kenangan Pahit Bela Manchester United
Mantan rekan Luuk de Jong yang kini kembali satu tim, Memphis Depas juga tak kalah mentereng jika melihat statistik produktivitas gol yang ia hasilkan.
Baca tanpa iklan