Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Barcelona vs Munchen - Blaugrana Mandul & Digdaya Die Roten, Ronald Koeman Bukan Thomas Tuchel

Ulasan kekalahan 0-3 Barcelona atas Bayern Munchen di Camp Nou dalam ajang Liga Champions tadi malam, Rabu (15/9/2021).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Barcelona vs Munchen - Blaugrana Mandul & Digdaya Die Roten, Ronald Koeman Bukan Thomas Tuchel
LLUIS GENE / AFP
Pelatih Barcelona asal Belanda Ronald Koeman menyaksikan pertandingan sepak bola babak pertama grup E Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Bayern Munich di stadion Camp Nou di Barcelona pada 14 September 2021. 

Bayern Munchen memulai pertandingan seperti biasanya, tidak terlalu dominan dalam menyerang. Tetapi, tim asuhan Julian Nagelsmann perlahan menemukan ritmepermainan mereka untuk menghabisi Barcelona disepanjang waktu pertandingan.

Beruntung bagi Barcelona masih memiliki ter Stegen yang tampil gemilang dalam laga ini, penyelamatan mengurangi defisit kebobolan tim Catalan atas The Bavarian.

Ronald Koeman dalam situasi sulit, dia hanya bisa berdiri dengan tangan bersilang di dada di pinggir lapangan. Pelatih asal Belanda itu tidak punya banyak pilihan dalam starting line-up karena banyak pemain yang mengalami cedera.

Koeman memilih formasi 5-3-2, antisipasi nuansa Lisbon yang bakal terjadi di Camp Nou.

Baca juga: Reaksi Cristiano Ronaldo Manchester United Kalah dari Young Boys, Solskjaer Akui Timnya Ceroboh

Pada akhirnya, Koeman memainkan pemain berusia 19 atau 20-an pada laga ini yang menggantikan para pemain veteran, Alejandro Bale, Gavi, Yusuf Demir, dan Oscar Mingueza yang bergabung dengan Pedri.

Mereka adalah talenta-talenta jebolan La Masia, akademi Barcelona yang diharapkan bisa menyelamatkan posisi Koeman di kursi kepelatihan.

"Untuk saat ini memang begitu. Saya tidak mengeluh dengan keadaan, tetapi ada perbedaan kualitas," kata Ronald Koeman dikutip dari Marca.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bayern Munchen adalah kesatuan tim yang telah bersama dalam waktu lama dan mereka juga memiliki pemain cadangan yang sama baiknya," sambungnya.

Sementara Barcelona, seperti yang dijelaskan di atas, di mana harapan itu tertumpu pada talenta muda.

"Kami banyak memiliki pemain muda, dalam dua atau tiga tahun ke depan berharap bisa lebih baik," ungkapnya.

Berita terkait Liga Champions

(Tribunnews.com/Sina)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas