Superskor

Liga 2

Liga 2: Permalukan Persis Solo 0-1, Seto Nurdiyantoro Minta PSIM Tidak Jemawa & Tetap Rendah Hati

Skuat PSIM Yogyakarta diminta tidak jemawa dan tetap rendah hati menyikapi kemenangan satu gol tanpa atas sang rival Persis Solo.

Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Gigih
Liga 2: Permalukan Persis Solo 0-1, Seto Nurdiyantoro Minta PSIM Tidak Jemawa & Tetap Rendah Hati
Instagram @psimjogja_official
PSIM Yogyakarta mempermalukan Persis Solo lewat gol tunggal Sugeng Efendi di Stadion Manahan dalam lanjutan pekan 8 Grup C Liga 2 2021, Senin (15/11) malam WIB. 

TRIBUNNEWS.CO - Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro menanggapi kemenangan timnya atas Persis Solo dalam lanjutan pekan 8 Grup C Liga 2 2021, Senin (15/11) malam WIB.

Berlangsung di Stadion Manahan, PSIM Yogyakarta mempermalukan Persis Solo dengan skor satu gol tanpa balas.

Pahlawan kemenangan PSIM Yogyakarta patut disematkan kepada Sugeng Efendy yang mencetak gol tunggal pada babak kedua menit 51.

Dengan hasil mengesankan tersebut, Seto Nurdiyantoro mengaku bersyukur dengan perjuangan anak asuhnya yang dapat meraih poin penuh.

Aksi pemain Persis Solo, Alberto Goncalves menggocek bola di dalam kotak penalti PSIM Jogja pada lanjutan pekan kedelapan Liga 2 2021-2022 di Stadion Manahan, Solo, Senin (15/11/2021) malam. (Tribunnews/Muhammad Nursina)
Aksi pemain Persis Solo, Alberto Goncalves menggocek bola di dalam kotak penalti PSIM Jogja pada lanjutan pekan kedelapan Liga 2 2021-2022 di Stadion Manahan, Solo, Senin (15/11/2021) malam. (Tribunnews/Muhammad Nursina) (TRIBUNNEWS.COM/MUHAMMAD NURSINA)

Baca juga: Hasil Liga 2: Persis Solo Kalah dari PSIM Jogja, Rian Miziar: Kami Tidak Anti Kritik

Baca juga: Hasil Liga 2: Mataram Berwarna Biru, PSIM Taklukkan Persis Solo di Manahan

Ia juga tidak menampik permainan PSIM Yogyakarta masih memiliki banyak kekurangan.

Buktinya dalam 90 menit pertandingan, PSIM Yogyakarta kerap mendapat tekanan bertubi-tubi dari tim besutan Eko Purdjianto.

"Hasil 1-0 kami syukuri, kami beruntung." kata Seto Nurdiyantoro dikutip dari laman Tribun Jogja.

"Sejak babak pertama dan babak kedua kami memang dapat banyak tekanan, tapi karena kemauan dan perjuangan pemain, alhamdulillah kami bisa memenangkan pertandingan." lanjutnya.

"Di sisi lain kita masih harus ada yang diperbaiki dalam gaya bermain, mencari jati diri, ini bukan partai final, dengan sisa pertandingan kita bisa lebih baik lagi," terang Seto.

Juru taktik berusia 47 tahun itu tak lupa memberikan apresiasinya kepada perjuangan para penggawa Laskar Mataram.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas