Koneksi Rumit dan Unik Jose Mourinho, Chris Smalling dan Mkhitryan saat AS Roma Juara UECL
Jose Mourinho, Chris Smalling dan Henrikh Mkhitaryan memiliki koneksi sebelum berada di AS Roma dan menjadi juara Europa Conference League
Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Claudia Noventa

Sedangkan Chris Smalling baru pergi dari MU pada 2020 lalu.
Singkatnya, ketiganya kembali bersatu di awal musim 2021/2022.
Itu terjadi setelah Mourinho sepakat menjadi pelatih Giallorossi.
Nyatanya, kombinasi ketiga pemain ini kembali sukses membawa gelar level Eropa ke tim yang mereka bela.
AS Roma merasakan manisnya gelar Conference League saat mengalahkan Feyenoord di final.
Barangkali, gelar Conference League ini baru menjadi awal kesuksesan tim asal Ibu Kota Italia ini.
Di sisi lain, Manchester United masih berkutat dengan puasa gelar setelah ketiganya tiada.

Jika mengikuti mentalitas Mourinho, gelar Conference League ini tak akan menjadi yang terakhir bagi AS Roma.
Pasalnya, Mou pasti mengejar gelar yang lebih prestisius lagi setelah keberhasilan ini.
Kini, tinggal faktor keberuntungan dan konsistensi yang menjadi pengganjal ketiganya.
Seraya membuktikan apakah mereka berhasil menjadi kampiun Liga Italia dan gelar lainnya.
(Tribunnews.com/Guruh)