JIS Lebih Cocok Kalau Berlokasi di Madrid, London, dan Milan Kata Sekjen PSSI
Stadion Internasional Jakarta atau yang lebih dikenal dengan nama Jakarta International Stadium (JIS) belakangan ini ramai diperbincangkan khalayak
Penulis: Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor: Toni Bramantoro
![JIS Lebih Cocok Kalau Berlokasi di Madrid, London, dan Milan Kata Sekjen PSSI](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/yunus-nusi-saat-ditemui-disela-sela-rakernas-koni-di-kawasan-jakrta-pusat-senin-1292022.jpg)
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Stadion Jakarta Internasional atau yang lebih dikenal dengan nama Jakarta International Stadium (JIS) belakangan ini ramai diperbincangkan khalayak ramai.
Kabar soal stadion megah yang berlokasi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara itu mencuat setelah Tim Nasioanl (Timnas) Indonesia gagal menjamu Timnas Curacao dalam rangkaian FIFA matchday di stadion tersebut.
Seperti yang diketahui saat ini, pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk leg pertama dan Stadion Pakansari, Bogor pada leg kedua.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Yunus Nusi mengatakan, ada beberapa poin penting yang menjadi alasan mengapa pertandingan itu tak digelar di JIS.
![Pagar tribun penonton roboh terjadi saat grand launching JIS (Jakarta International Stadium) di Tanjung Priok, Jakarta Utara,Minggu (24/7/2022) petang.](https://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/pagar-tribun-penonton-roboh-terjadi-saat-grand-launching-jis.jpg)
Sejatinya, PSSI dalam hal ini tak menyangkal jika JIS adalah stadion yang megah dan layak untuk dipakai jika dilihat dari sisi fasilitas yang berada di dalam Satdion yang berkapasitas 82 ribu penonton itu.
Tak hanya itu, Yunus Nusi juga mengatakan, akses ke stadion juga perlu menjadi perhatian, ketika penonton banyak yang membawa kendaraan bermotor dan minimnya kantong parkir yang tersedia.
Pria yang sempat menjabat sebagai Asprov PSSI Kalimantan Timur itu pun menyebut, JIS akan layak dipakai jika berada di tengah-tengah kota di negara-negara Eropa.
"Akan lebih benar lagi ketika JIS itu berada di tengah-tengah kota Madrid, London, Milan, itu sangat representatif untuk sebuah stadion," ujar Yunus Nusi saat ditemui disela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI, Senin (12/9/2022).
"Karena kan beda infrastruktur dan stadion sekelas JIS itu sangat cocok berada di tengah-tengah kota Madrid, Milan, aksesnya di Madrid kita tahu bersama tempat parkirnya di luar juga bagus, di Eropa khususnya," lanjutnya.
Yunus Nusi menyebut, keberadaan JIS yang berada di kawasan padat penduduk itu riskan, karena berisiko menghasilkan penumpukan massa penonton.
"Tetapi FIFA tahu tidak di sekitarnya ada jalur kereta, pemukiman padat penduduk, jalan sempit, dan tidak ada kantong parkirnya," tegas Yunus Nusi.
"Itu yang bagi kami untuk saat ini belum sesuai dengan karakter suporter Indonesia. Lalu ketika nanti tim tamu misalnya, langsung berhenti di area umum, di sana ada pemain-pemain hebat yang juga ada ribuan suporter yang melihatnya, itu kan keamanannya kurang begitu bagus" sambungnya.
Sekadar infromasi, Timnas Indonesia akan menghadapi Curacao pada tanggal 24 dan 27 September mendatang.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.