Faktor yang Bikin Alexander-Arnold Sulit Tinggalkan Liverpool, Lebih Rumit dari Salah dan Van Dijk
Legenda Liverpool, Jamie Carragher menilai, situasi Alexander-Arnold berbeda dibandingkan rekan setimnya seperti Mohamed Salah dan Virgil van Dijk.
Penulis:
Arif Tio Buqi Abdulah
Editor:
Drajat Sugiri
TRIBUNNEWS.COM - Jamie Carragher, mantan bek Liverpool yang kini menjadi pundit, memberikan pandangan terkait spekulasi masa depan Trent Alexander-Arnold.
Nasib Alexander-Arnold menjadi salah satu pemain yang cukup hangat saat memasuki bursa transfer musim dingin Januari.
Di tengah masa kontraknya yang akhir musim ini berakhir, bek 26 tahun itu digoda untuk berganti seragam dari merah Liverpool menjadi putih Real Madrid.
Laporan di Spanyol mengatakan pemain berusia 26 tahun itu telah memberi tahu Liverpool bahwa dia ingin bermain untuk Madrid.
Namun laporan yang terbaru menyebutkan Liverpool menolak pendekatan dari raksasa Spanyol untuk merekrut bek sayap tersebut.
Disisi lain, seperti dikutip dari ESPN, di Inggris sendiri belum ada laporan yang cukup valid yang mengungkap keinginan Trent Alexander-Arnold untuk hengkang dari Liverpool.
Legenda Liverpool, Jamie Carragher menilai, situasi Alexander-Arnold berbeda dibandingkan rekan setimnya seperti Mohamed Salah dan Virgil van Dijk.
Baca juga: Kata-kata Arne Slot setelah Liverpool Bungkam West Ham 5-0: Laga Tandang Bukanlah Halangan
Untuk diketahui, Salah dan Van Dijk saat ini juga sedang dalam proses diskusi terkait kontrak karena akan juga berakhir masa baktinya di Anfield pada akhir musim nanti.
Carragher menyoroti hubungan emosional Alexander-Arnold dengan Liverpool sebagai faktor yang dapat memperumit keputusan untuk bergabung dengan Real Madrid.
"Trent adalah pemain lokal yang besar bersama Liverpool sejak usia lima atau enam tahun."
"Dia bukan hanya pemain hebat, tetapi juga salah satu pemain lokal terbaik yang pernah lahir dari kota ini," ujar Carragher, dikutip dari Sky Sports.
Menurutnya, kedekatan Alexander-Arnold dengan klub membuat keputusan pindah ke Real Madrid lebih kompleks dibandingkan jika ia bermain ke klub lain seperti Chelsea atau Arsenal.
"Kalau dia bermain untuk Chelsea atau Arsenal dan bukan berasal dari London, saya rasa tidak akan ada pertanyaan apakah dia akan pergi ke Madrid. "
"Tapi Liverpool adalah rumahnya, dan itu membuat semuanya menjadi lebih rumit," tambah Carragher.
Namun demmikian, Carragher tak menampik perihal daya tarik Real Madrid yang sulit disaingi oleh klub mana pun.