Hamdan Hamedan: Sepak Bola Tak Ada Urusannya Sama Warna Kulit
Seakan membalas pernyataan anggota DPR RI Ahmad Dhani, Hamdan Hamedan menegaskan sepak bola tidak memandang perbedaan warna kulit.
Penulis:
Wahyu Gilang Putranto
Editor:
Suci BangunDS
TRIBUNNEWS.COM - Penasihat Strategi Kebijakan Menpora, Hamdan Hamedan, menyatakan sepak bola tidak memandang perbedaan warna kulit.
Pernyataan itu diungkapkan Hamdan dalam unggahan Instagram pribadinya, @hamdan.hamedan, Rabu (5/3/2025). Tribunnews sudah mendapatkan izin untuk mengutip.
Menurut Hamdan, yang terpenting dalam sepak bola adalah skill.
Ia juga menyamakan sepak bola dengan musik, yang penting enak didengar.
"Sepak bola itu tak ada urusannya sama warna kulit, warna mata, atau warna rambut. Yang penting skill mainnya," ungkap Hamdan.
"Sama kayak musik—tak peduli musikusnya berambut pirang, hitam, atau biru, yang penting musiknya enak didengar," imbuhnya.
Hamdan juga menegaskan, sepak bola tak ada urusannya dengan eugenics.
Untuk diketahui, eugenics adalah konsep dan praktik yang bertujuan untuk "meningkatkan" kualitas genetik suatu populasi manusia melalui seleksi reproduksi.
"Apalagi perkawinan rekayasa demi 'keturunan unggul'. Yang penting bukan 'benihnya', tapi bagaimana bibitnya dibina—skill ditempa, kerja keras dilatih, dan kecerdasan bermain di lapangan diasah," pungkas Hamdan.
Hamdan diketahui pernah ditunjuk sebagai utusan PSSI untuk mengurus pemain keturunan Indonesia di luar negeri yang akan dinaturalisasi.
Baca juga: Komisi XIII DPR Setujui Naturalisasi Emil Audero Cs, Sugiat Santoso: Beri Dampak Positif Bagi Timnas
Usulan Nyeleneh Ahmad Dhani
Pernyataan Hamdan Hamedan diunggah di hari yang sama saat PSSI dan Kemenpora menggelar rapat bersama Komisi X DPR RI terkait proses naturalisasi tiga pemain sepak bola, Rabu (5/3/2025).
Mereka ialah Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy.
Anggota Komisi X sekaligus musisi, Ahmad Dhani melontarkan yang dinilai sejumlah warganet bernada rasis.
Politisi dari Fraksi Gerindra itu menyetujui program naturalisasi yang kini gencar dilakukan PSSI.
Akan tetapi, Ahmad Dhani memberikan usulan agar ke depan para pemain yang dinaturalisasi mempunyai ciri-ciri fisik yang sama dengan orang Indonesia.
"Saya hanya menambahi saja Pak Erick, saya orang yang sangat setuju naturalisasi bahkan sampai 50 pun tidak ada masalah karena ini bagian dari revolusi di dunia sepak bola. Jadi kalau namanya revolusi semuanya harus ekstrem," kata Ahmad Dhani.
"Tapi, usul saya kurangilah pemain yang bule dalam tanda kutip yang rasnya rambut pirang, mata biru karena kalau menurut saya untuk Indonesia kurang enak dilihat, cari yang mungkin yang rasnya mirip-mirip dengan kita entah itu dari Korea, Afrika yang mirip-mirip dengan kita," sambungnya.
Baca juga: 7 Naturalisasi Terbaru Timnas Indonesia Jelang Agenda Terdekat Kualifikasi Piala Dunia
Tak hanya itu, pentolan grup band Dewa itu juga memberikan masukan yang sangat berbeda dari anggota lain Komisi X.
Dhani ingin PSSI ke depan bisa menaturalisasi eks-bintang pesepak bola yang sudah tak beristri.
Setelah dinaturalisasi, mereka dikawinkan dengan perempuan Indonesia.
Anak dari hasil perkawinan tersebut, dikatakan Ahmad Dhani bakal mempunyai kualitas yang bagus dan terus dibina.
"Lalu Naturalisasi tidak harus pemain. Bisa juga pemain bola hebat di atas usia 40, kita naturalisasi lalu kita jodohkan dengan perempuan Indonesia," ujar Dhani.
"Kita harapkan anaknya jadi pemain sepak bola juga. Bisa dianggarkan 2026 programnya. Ini memang out of the box. Jadi pemain bola di atas 40 tahun mungkin yang duda, kita carikan jodoh di Indonesia, kita cari yang laki-laki saja apalagi kalau muslim bisa 4 istrinya," pungkasnya yang diikuti gelak tawa para peserta sidang.
(Tribunnews.com/Gilang Putranto, Abdul Majid)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.