Hasil Final Copa Del Rey: Barcelona Pecundangi Real Madrid 3-2, Mimpi Treble Winners Terjaga
Impian Barcelona untuk bisa meraih treble winners ketiganya dalam sejarah kian terbuka setelah mengunci gelar juara Copa Del Rey musim 2024/2025.
Penulis:
Dwi Setiawan
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Barcelona mendapat peluang di awal laga, namun akselerasi Ferran Torres dimentahkan Tchouameni, tepat saat ia mengirim bola ke tengah, sepak pojok untuk El Barca.
Dominasi yang diperlihatkan Barcelona coba dilawan Real Madrid dengan bermain lebih sabar dan kolektif antar lini.
Peragaan umpan pendek satu dua sentuhan menjadi gaya bermain Barcelona dalam mengurung pertahanan rival abadinya.
Real Madrid terpaksa harus melakukan pergantian pemain lebih awal setelah Ferland Mendy tidak bisa melanjutkan laga karena cederanya kambuh.
Posisi pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu digantikan Fran Garcia, sisi kiri Real Madrid dalam bahaya teror Lamine Yamal.
Pergerakan Barcelona sisi flank yang diisi Lamine Yamal dan Raphinha benar-benar membuat kacau pertahanan Real Madrid.
Berbagai operasi senyap yang dilakukan dua pemain tersebut untuk menyuplai pergerakan Ferran Torres sangatlah berbahaya.
Beruntung bagi Real Madrid yang masih menetralisir setiap bahaya yang ditimbulkan pemain sayap Barcelona.
Menit ke-19, tendangan spekulasi yang coba dilepaskan dari sisi kanan hampir berbuah gol, namun hanya menyamping sedikit di sisi kanan gawang Courtois.
Dua menit berselang, peluang terbaik didapatkan Kounde yang mana sundulannya bisa membuka keunggulan Barcelona jika tidak ditepis Courtois.
Ketiadaan Mbappe di lini depan, membuat tugas Rodrygo dan Vinicius cukup berat, untuk sekedar menembus solidnya pertahanan Barcelona.
Gol pembuka laga final Copa Del Rey akhirnya tercipta tepatnya pada menit ke-28.
Berawal dari potongan yang dilakukan Pau Cubarsi saat menghentikan bola sodoran Bellingham, bola lalu dipegang Pedri.
Dengan visi bermainnya yang ciamik, Pedri menemukan posisi Yamal yang berlari ke arah pertahanan Real Madrid di sisi kanan.
Setelah memberikan umpan akurat ke Yamal, ternyata bola kembali ke Pedri, pemain nomor delapan itupun melepaskan tembakan keras dari tengah yang tidak bisa dijangkau Courtois.
Baca tanpa iklan