Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Dongeng Istimewa Ranieri Angkat Derajat AS Roma, The Real Juru Selamat Giallorossi

Sosok Claudio Ranieri layak dianggap sebagai juru selamat yang berhasil mengangkat derajat AS Roma dalam mengarungi kompetisi Liga Italia musim ini.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Dwi Setiawan
zoom-in Dongeng Istimewa Ranieri Angkat Derajat AS Roma, The Real Juru Selamat Giallorossi
asroma.com
SELEBRASI ROMA - Pelatih Claudio Ranieri melakukan selebrasi bersama pemain AS Roma setelah gol ke gawang AC Milan pada pertandingan pekan ke-37 Liga Italia 2024/2025 di Stadio Olimpico, Senin (19/5/2025). Sosok Claudio Ranieri layak dianggap sebagai juru selamat yang berhasil mengangkat derajat AS Roma dalam mengarungi kompetisi Liga Italia musim ini. (Website Roma - 19/5/2025) 

TRIBUNNEWS.COM - Claudio Ranieri layak dianggap sebagai juru selamat yang berhasil mengangkat derajat AS Roma dalam mengarungi kompetisi Liga Italia musim 2024/2025.

Sejak ditunjuk melatih AS Roma per tanggal 14 November 2024, sentuhan ajaib seakan diperlihatkan Ranieri.

Ranieri yang rela memutuskan kembali melatih sepak bola dari masa pensiun berhasil menginspirasi kebangkitan AS Roma yang sempat terpuruk pada awal musim ini.

Rentetan hasil positif mampu ditorehkan Ranieri dalam masa jabatan singkatnya melatih tim Serigala Ibukota.

Sebelum Ranieri datang melatih AS Roma, tim berjuluk Giallorossi diketahui sedang berada dalam tren buruknya.

Hal itu dibuktikan dengan rapor AS Roma awal musim ini di Liga Italia, sebelum Ranieri ditunjuk menjadi pelatih.

Baca juga: 4 Banner Spesial untuk Claudio Ranieri, Perpisahan di Olimpico Kian Membekas

Dari 12 laga pembuka Liga Italia musim ini, AS Roma hanya mampu meraup tiga kemenangan saja.

Rekomendasi Untuk Anda

Tiga kemenangan tersebut didapatkan AS Roma saat mengalahkan Udinese (3-0), Venezia (2-1) dan Torino (1-0).

Selain tiga kemenangan tersebut, AS Roma hanya bisa mendulang hasil imbang 4x serta kalah 5 kali.

Penyerang Inter Milan asal Prancis #09 Marcus Thuram (tengah) merayakan bersama bek Inter Milan asal Italia #32 Federico Dimarco setelah AS Roma mencetak gol bunuh diri pada pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AS Roma vs Inter Milan di stadion Olimpiade di Roma pada 11 Februari 2024.
Penyerang Inter Milan asal Prancis #09 Marcus Thuram (tengah) merayakan bersama bek Inter Milan asal Italia #32 Federico Dimarco setelah AS Roma mencetak gol bunuh diri pada pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AS Roma vs Inter Milan di stadion Olimpiade di Roma pada 11 Februari 2024. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Raihan 13 poin dari 12 laga tentu menjadi awal yang kurang mengesankan bagi tim sekelas AS Roma.

Hingga pada akhirnya, AS Roma mengambil keputusan memecat Ivan Juric selaku pelatih, dan menggantikannya dengan sosok Ranieri.

Keputusan AS Roma menunjuk Ranieri yang sudah memutuskan pensiun sebenarnya menimbulkan pro kontra.

Namun, manajemen AS Roma tetap solid dengan keputusannya yakni menunjuk Ranieri sebagai pelatih utama.

Awal perjalanan Ranieri bersama AS Roma dapat dikatakan tidak mudah, karena tim barunya belum keluar dari tren buruknya.

Dari empat laga pertama AS Roma, Giallorossi hanya bisa memetik satu kemenangan saja dan kalah tiga kali.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
36
27
4
5
85
31
54
85
2
Napoli
35
21
7
7
52
33
19
70
3
Juventus
36
19
11
6
59
30
29
68
4
AC Milan
35
19
10
6
48
29
19
67
5
Roma
35
20
4
11
52
29
23
64
Berita Populer
Atas