Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Andre Rosiade Cup Jilid 2 Sukses Digelar, Ajang Asah Kualitas Pesepakbola Muda Indonesia

Turnamen Andre Rosiade Cup Jilid 2 sukses digelar di Asiop Training Ground, Sentul, Bogor, Sabtu (30/8/2025).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Majid
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Andre Rosiade Cup Jilid 2 Sukses Digelar, Ajang Asah Kualitas Pesepakbola Muda Indonesia
Tribunnews/Abdul Majid
caption: ANDRE ROSIADE CUP JILID II - Turnamen sepakbola usia muda, Andre Rosiade Cup Jilid 2 sukses digelar di Asiop Training Ground, Sentul, Bogor, Sabtu (30/8/2025). Tribunnews/Abdul Majid 

"Sebagai anggota DPR RI mewakili Sumbar, Insya Allah di akhir November saya juga akan upayakan Andre Rosiade Cup akan diselenggarakan di Sumbar. Nanti kita akan evaluasi juga, karena permintaan dari berbagai daerah itu banyak. Ini kita lagi mempertimbangkan. karena kan ada aspek banyak hal, pertama ketersediaan waktu dan ketersediaan dana sponsor. Insyaallah secara bertahap, kalua enam kali setahun kita akan upayakan tiga kali di Jabodetabek, dan tiga kali di luar Jabodetabek," kata Andre.

Menurut Andre yang paling penting dari turnamen ini adalah bagaimana dirinya berkontribusi membantu bangkitnya bibit-bibit sepakbola Indonesia.

Ia mempercayai apabila mengurus kompetisi usia muda, membenahi kompetisi liga satu, kompetisi liga satu kita bebas mafia, berkualitas dan profesional, akan memunculkan pemain timnas yang tangguh sehingga tidak perlu lagi 2034 pemain-pemain naturalisasi.

"Itulah beda kita dengan Korea dan Jepang. Mungkin di U-16 dan U-17 kita bisa mengalahkan Korea dan Jepang tapi di senior kenapa kita kalah? Karena di Jepang dan Korea punya kompetisi kelompok umur yang mengasah U-16 dan U-17 mereka untuk sampai di tingkat senior. Ini yang seharusnya dibenahi PSSI ke depan supaya 2034 dan seterusnya kita tidak lagi bergantung mencari pemain naturalisasi,” terangnya.

Andre menegaskan dirinya tak anti-naturalisasi. Ia hanya ingin PSSI mulai memikirkan untuk kepentingan pemain timnas jangan panjang karena jutaan anak Indonesia juga punya mimpi menjadi pemain Timnas.

"Itulah yang harus menjadi prioritas PSSI, bukan memikirkan naturalisasi. 2026, 2030 saya memahami butuh naturalisasi karena memang ada disparitas kita. Tapi mohon maaf 2034 dan seterusnya saatnya anak-anak Indonesia,” pungkasnya.

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
31
22
6
3
55
20
35
72
2
Borneo FC
31
23
3
5
64
28
36
72
3
Persija
31
20
5
6
58
26
32
65
4
Dewa United
32
16
5
11
44
35
9
53
5
Malut United
31
15
7
9
66
43
23
52
Berita Populer
Atas