Skenario Lolos Timnas U23 Indonesia setelah Bekuk Makau: Garuda Muda Hadapi Kemustahilan
Setelah memperoleh kemenangan perdana di Kualifikasi Piala Asia U23 2026, bagaimanakah skenario kelolosan dari Timnas U23 Indonesia? baca di sini.
Penulis:
Bayu Satriyo Panegak
Editor:
Drajat Sugiri
TRIBUNNEWS.COM - Skenario kelolosan Timnas U23 Indonesia setelah mengalahkan Makau skor 0-5 pada matchday kedua grup J Kualifikasi Piala Asia U23 2026.
Perlu diketahui, hanya masing-masing juara grup (A-K) dan 4 tim runner-up terbaik yang berhak melaju ke putaran final Piala Asia U23 2026 di Arab Saudi, 7-25 Januari 2026 mendatang.
Kini Timnas U23 Indonesia berhasil meraih 3 poin perdana di Kualifikasi Piala Asia U23 2026 berkat mayoritas kesalahan dari lini belakang Makau.
Gol pertama, lahir melalui own goal pemain bek-tengah Makau, Ieong Lek-hang, pada menit 3'.
Lalu gol kedua dan ketiga Timnas U23 Indonesia berawal dari bola rebound hasil sapuan yang kurang sempurna dari lini pertahanan Makau.
Bola tanggung di dalam kotak penalti berhasil dikonversi menjadi gol oleh Arkhan Fikri (18') dan Rayhan Hannan (46').
Sementara gol keempat dan kelima dari Timnas U23 Indonesia lahir melalui tendangan terukur Zanadin Fariz (67') dan penyelesaian tenang Rafael Struick (75').
Timnas U23 Indonesia pun berhasil meraup 3 poin perdana dengan kemenangan skor 0-5 dari Makau.
Lantas, setelah memperoleh kemenangan perdana di Kualifikasi Piala Asia U23 2026, bagaimanakah skenario kelolosan dari Timnas U23 Indonesia? simak ulasan di bawah ini.
Skenario: Timnas U23 Indonesia melawan Kemustahilan
Timnas U23 Indonesia bisa dikatakan dalam posisi kelolosan yang sulit.
Pasalnya tim besutan Gerald Vanenburg kini menduduki posisi runner-up klasemen dengan hanya perolehan 4 poin, berkat kemenangan atas Makau (skor 0-5) dan imbang bersama Laos (0-0).
Jika ingin menempuh skenario kelolosan runner-up terbaik, perhitungan poin dari Timnas U23 Indonesia tidak diunggulkan.
Karena klasemen runner-up terbaik sedang dipimpin oleh China (grup D) dan Yaman (C) yang telah mengoleksi 6 poin dari dua pertandingan.
Sementara itu, ada enam grup fase kualifikasi lainnya yang belum merampungkan matchday kedua.
Artinya, para perwakilan runner-up dari keenam grup tersebut berpeluang memperoleh 6 poin serupa seperti China-Yaman, dan melebih perolehan Timnas U23 Indonesia.