Mengalahkan Liverpool Bukan Sekedar Perolehan 3 Poin bagi Pelatih Galatasaray
Kemenangan Galatasaray atas Liverpool tidak hanya membantu mereka bersaing di klasemen Liga Champions, akan tetap mengangkat derajat Liga Turki.
Penulis:
Bayu Satriyo Panegak
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, menyikapi hasil kemenangan anak asuhnya dari Liverpool pada matchday kedua Phase League Liga Champions 2025/2026, Rabu (1/10/2025).
Cimbom Aslan -julukan Galatasaray- berhasil meraih kemenangan di markas sendiri, RAMS Park Stadium, dengan skor akhir 1-0.
Gol semata wayang Galatasaray dicatatkan oleh Victor Osimhen melalui eksekusi penalti, menit 16'.
Sebelumnya, pemain gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, melakukan pelanggaran berbahaya di titik putih.
Setelah tertinggal 0-1, sebenarnya Liverpool menguasai penuh jalannya pertandingan.
Laman Flashscore mencatat juara bertahan Liga Inggris mampu memegang 67 persen penguasaan bola, hingga mencatatkan 16 tembakan ke gawang Galatasaray.
Bahkan The Reds nyaris memperoleh penalti pada menit 90'.
Namun, setelah review VAR, hadiah penalti Liverpool pun dicabut oleh pengadil lapangan.
Hingga pada akhirnya, Galatasaray berhak mengunci kemenangan skor 1-0 di partai ini.
Bagi pelatih Galatasaray, Okan Buruk, kemenangan anak asuhnya merupakan hal berharga.
Tidak sekedar perolehan 3 poin, melainkan sebagai simbol kemajuan sepak bola Turki.
"Pertama, ini sangat penting untuk poin, karena kami kalah di pertandingan pertama," ucap Okan Buruk dilansir website klub, Rabu (1/10/2025).
"Kedua, ini berharga bagi kami dan Turki dalam hal prestise, ini penting untuk promosi (sepak bola) Turki," sambung pelatih berusia 51 tahun.
"Kami ingin Liga Turki kadang-kadang mendapat sedikit perhatian di Eropa, maka hari ini kami menunjukkan apa yang mampu dilakukan tim Turki," ujarnya.
"Hari ini, menjaga Liverpool tanpa kebobolan dari awal hingga akhir sangat berharga," pungkas Okan Buruk.
Baca juga: Alibi Jose Mourinho setelah Benfica Kalah dari Chelsea di Liga Champions: Singgung Minim Persiapan