Chelsea vs Ajax, The Blues Ingin Rayakan Laga Ke-200 di Eropa
DUA tim yang baru saja mencetak tonggak sejarah di Liga Champions akan bertemu di Stamford Bridge dalam laga fase liga pada Kamis (23/10) Pukul 02.00.
Penulis:
Deny Budiman
Editor:
Muhammad Barir
Chelsea vs Ajax, The Blues Ingin Rayakan Laga Ke-200 di Eropa
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM- DUA tim yang baru saja mencetak tonggak sejarah di Liga Champions akan bertemu di Stamford Bridge dalam laga fase liga pada Kamis (23/10) Pukul 02.00 WIB dini hari nanti.
Chelsea akan melakoni pertandingan ke-200 mereka di kompetisi utama ini dan mengincar kemenangan keempat beruntun di semua ajang. Sementara itu, tim tamu dari Belanda, Ajax, hanya berambisi meraih poin pertama mereka di kompetisi Eropa level teratas ke-250 mereka.
Chelsea kembali mencicipi kemenangan di Liga Champions 2025-26 setelah menundukkan Benfica asuhan Jose Mourinho pada 30 September.
Kemenangan 1-0 di London ini terasa manis, terutama setelah tim berjuluk The Blues itu tak perlu mencetak gol sendiri—gol bunuh diri Richard Rios dari Benfica yang menentukan hasil. Meskipun kartu merah yang kian sering muncul, kali ini untuk Joao Pedro, tidak sampai menggagalkan kemenangan mereka.
Sejak saat itu, laju Chelsea kian tak terbendung. Pasukan Enzo Maresca kini menikmati tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk dua kemenangan berturut-turut di Liga Primer atas Liverpool dan Nottingham Forest, di antara jeda internasional.
Kini, Maresca tak lagi diragukan, setelah sempat ada pembicaraan tentang kemungkinan pergantian pelatih saat Chelsea mengalami keterpurukan di bulan September.
Baca juga: Prediksi Skor Chelsea vs Ajax di Liga Champions: The Blues Berada di Atas Angin
Pelatih asal Italia ini berupaya melanjutkan catatan impresif Chelsea yang tak terkalahkan dalam 15 laga terakhir fase grup/liga Liga Champions di kandang, di mana mereka hanya kalah dua kali dari 60 pertandingan Eropa level teratas terakhir mereka.
Di sisi lain, Ajax harus segera melupakan kekalahan telak di Liga Champions. Setelah takluk 0-2 dari Inter Milan di laga pembuka, mereka kemudian dihancurkan Marseille 0-4. Dengan nol poin, nol gol, dan enam kali kebobolan dari dua pertandingan, tim Eredivisie ini terperosok di posisi kedua dari bawah dalam klasemen 36 tim.
Hanya Kairat, tim debutan, yang berkinerja lebih buruk dari Ajax. Ini adalah kali pertama mereka gagal meraih poin dari dua laga awal Liga Champions sejak musim 2012-13—sebuah noda tambahan bagi pelatih mereka yang tengah tertekan, Johnny Heitinga.
Mantan asisten pelatih Liverpool ini juga baru saja menyaksikan timnya kalah 0-2 di kandang dari AZ Alkmaar akhir pekan lalu, membuat Ajax tertinggal sembilan poin dari puncak klasemen Eredivisie dan hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir.
Meski demikian, manajemen klub Amsterdam itu tampaknya belum berniat memecatnya. Heitinga masih aman, meskipun timnya kebobolan minimal dua kali di setiap dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.
Baca tanpa iklan