Kepergian Son Heung-min Bikin Tottenham Hotspur Rugi Rp 1,3 Triliun
Kepergian Son Heung-min ke Amerika Serikat telah membuat Tottenham Hotspur merugi £60 Juta atau Rp 1,3 Triliun.
Editor:
Muhammad Barir
Baru-baru ini, perusahaan asuransi jiwa Hong Kong, AIA, mengumumkan tidak akan memperbarui kesepakatan sponsor seragam utamanya dengan Tottenham, sebuah keputusan yang menimbulkan dampak signifikan bagi klub.
Meskipun AIA akan tetap menjadi sponsor seragam latihan, hilangnya sponsor utama berarti satu aliran pendapatan inti telah lenyap.
Mantan CEO Everton, Keith Wynn, menilai kemungkinan transfer Son Heung-min memengaruhi keputusan AIA. Ia menjelaskan, “Pasar utama AIA adalah Asia. Ketika Son Heung-min masih di Tottenham, ia memberikan nilai yang cukup sebagai sponsor utama. Namun, setelah ia pergi, kini tidak ada alasan lagi untuk membayar jumlah yang diminta Tottenham.”
Tottenham dikabarkan meminta sekitar 60 juta poundsterling dari sponsor utama baru. Meskipun jumlah ini tidak jauh dari rata-rata yang diminta oleh klub-klub papan atas Liga Primer, AIA menilai bahwa nilai tersebut tidak lagi sepadan dengan biayanya.
Son Heung-min secara konsisten menjadi penjual seragam Tottenham terbanyak. Setelah transfernya, pendapatan penjualan seragam menurun drastis, dan nilai merek klub, terutama di pasar Asia, juga menurun drastis. Kerugian yang dirasakan klub di area yang tidak terkait pertandingan lebih besar dari yang diantisipasi.
Tottenham kini menghadapi beban berat akibat absennya Son Heung-min, tidak hanya secara taktis tetapi juga secara komersial.
Ketidakstabilan pascakepergiannya bukan hanya karena hilangnya kekuatan di lapangan, tetapi juga karena hilangnya pilar yang menopang seluruh klub London Utara tersebut. Tottenham kemungkinan akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pulih.
SUMBER: CHOSUN
Baca tanpa iklan