Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Mauricio Souza Enggan Bertemu Pemain Persija Usai Bungkam PSIM, Ada Apa?

Persija rayakan ulang tahun ke-97 dengan kemenangan 2-0 atas PSIM, Mauricio Souza pilih keluarga, Jakmania bikin GBK bergemuruh.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Majid
zoom-in Mauricio Souza Enggan Bertemu Pemain Persija Usai Bungkam PSIM, Ada Apa?
Tribunnews.com/Abdul Majid
SANJUNG JAKMANIA - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza bersama pemainnya, Allano Lima saat melakukan sesi konferensi pers usai menaklukkan PSIM dengan skor 2-0 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Jumat (28/11/2025). Mereka memberikan sanjungan terhadap dukungan 50 ribu lebih Jakmania dalam laga tersebut. Tribunnews/Abdul Majid 
Ringkasan Berita:
  • Persija rayakan ulang tahun ke-97 dengan kemenangan 2-0 di depan 50 ribu Jakmania.
  • Mauricio Souza akui ingin menjauh dari skuad, memilih pulang bertemu keluarga.
  • Atmosfer GBK jadi pembeda, PSIM akui mental pemain terganggu oleh dukungan suporter.
 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelatih Persija Mauricio Souza enggan bertemu pemainnya usai timnya menundukkan PSIM Yogyakarta 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (28/11/2025) malam.

Kemenangan Persija ditentukan lewat gol Maxwell pada menit ke-77 dan Allano Lima di penghujung laga. Dua gol itu sekaligus menjadi kado ulang tahun ke-97 klub yang dirayakan bersama lebih dari 50 ribu Jakmania.

Kemenangan atas PSIM bukan hanya memberi tiga poin penting bagi Persija, tetapi juga menjadi momen emosional karena bertepatan dengan ulang tahun ke-97 klub. Seusai laga, perhatian publik tidak hanya tertuju pada atmosfer GBK yang bergemuruh, tetapi juga pada sikap sang pelatih.

Mauricio Souza: “Saya Mau Bertemu Keluarga, Bukan Pemain”

Souza menegaskan dirinya butuh waktu untuk keluarga.

“Sekarang saya sedang tidak mau ketemu pemain. Saya mau bertemu keluarga. Terserah mereka mau ke mana, yang penting bilang ke saya,” ujar Mauricio Souza seusai laga kontra PSIM.

Ia memberi kebebasan kepada seluruh pemain untuk pulang kampung selama jeda SEA Games 2025. Persija baru akan kembali bertanding pada 22 Desember mendatang. Meski begitu, Souza tetap mengingatkan agar kondisi fisik dijaga.

Rekomendasi Untuk Anda

“Setelah bertemu lagi, mereka harus kembali fokus. Ada beberapa pemain yang tidak bawa keluarga, pasti mereka akan pulang kampung dan itu bagus untuk mereka,” tambahnya.

Baca juga: Bayang-bayang Pergantian Wajah Persib Bandung, 5 Pemain Terancam Didepak

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berlangsung ketat di babak pertama. PSIM mencoba menguasai bola lebih banyak (55 persen) sementara Persija menunggu momen serangan balik.

Memasuki babak kedua, intensitas meningkat. Persija akhirnya memecah kebuntuan lewat gol Maxwell pada menit ke-77, memanfaatkan umpan silang yang disambut dengan penyelesaian klinis.

Tekanan semakin besar bagi PSIM, yang mulai kehilangan konsentrasi di lini belakang.

Di penghujung laga, Allano Lima menambah gol kedua pada menit ke-90+5, memastikan kemenangan 2-0 sekaligus pesta ulang tahun ke-97 Persija di depan lebih dari 50 ribu Jakmania.

PSIM Akui Persija Layak Menang

Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel mengakui keunggulan Persija setelah timnya kalah 0-2 di SUGBK. Ia menilai anak asuhnya tampil cukup solid di babak pertama, namun menurun di babak kedua sehingga kebobolan dua gol.

“Persija layak menang. Babak pertama kami cukup solid, tapi menurun di babak kedua. Selamat ulang tahun untuk Persija,” ujarnya usai laga.

Secara statistik, PSIM memang unggul penguasaan bola (55?rbanding 45%), tetapi hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga.

Kondisi ini menunjukkan dominasi Persija dalam efektivitas serangan, sementara atmosfer GBK yang bergemuruh turut memengaruhi konsentrasi pemain PSIM sehingga mereka kesulitan menjaga ritme permainan hingga akhir pertandingan.

Atmosfer GBK Memang Beda

Souza menyanjung dukungan Jakmania yang memenuhi SUGBK dengan tifo raksasa, koreografi, dan chants sepanjang laga.

“Dukungan mereka membuat pemain kami terlecut dan konsentrasi lawan terganggu. Atmosfer GBK jadi pembeda,” katanya.

Pencetak gol kedua Persija, Allano Lima, juga mengaku takjub dengan atmosfer ulang tahun klub.

“Atmosfer seperti ini saya rindu sekali. Terima kasih Jakmania yang mendukung dari awal sampai akhir. Selamat ulang tahun Persija,” ucapnya.

Baca juga: Kabar Abroad Timnas Indonesia: Kevin Diks Buat RB Leipzig Frustasi, Rapor Apik Gladbach Berlanjut

Liga Libur Karena SEA Games

Direktur Utama I League, Ferry Paulus, menegaskan kompetisi Super League 2025/2026 diliburkan selama penyelenggaraan SEA Games 2025 di Thailand (9–20 Desember).

Kebijakan ini diambil agar tim nasional Indonesia bisa fokus mempertahankan medali emas cabang sepak bola, sekaligus memberi ruang bagi klub melakukan evaluasi paruh musim.

Bagi Persija, jeda ini berarti mereka baru kembali bertanding pada 22 Desember 2025. Souza pun memberi kebebasan pemain pulang kampung, namun tetap menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik agar tim siap menghadapi jadwal padat menjelang akhir tahun.

Persija Tempel Ketat Borneo FC

Tambahan tiga poin dari kemenangan atas PSIM membuat Persija mantap di posisi kedua klasemen dengan 29 poin dari 13 laga, hanya terpaut dua angka dari Borneo FC yang masih kokoh di puncak dengan 31 poin. Posisi ini menegaskan konsistensi Persija dalam persaingan papan atas.

Sementara itu, PSIM tertahan di peringkat keempat dengan 23 poin. Kemenangan di ulang tahun klub memberi dorongan moral bagi skuad Macan Kemayoran, yang kini semakin percaya diri menempel ketat Borneo FC dan menjaga peluang juara setelah jeda kompetisi.

Statistik Pertandingan

  • Skor akhir: Persija 2 – 0 PSIM
  • Penguasaan bola: Persija 45% – PSIM 55%
  • Total tembakan: Persija 10 – PSIM 1
  • Tembakan tepat sasaran: Persija 2 – PSIM 1

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan simbol ulang tahun ke-97 Persija: atmosfer GBK yang bergemuruh, dukungan Jakmania yang jadi pembeda, dan pesan humanis Mauricio Souza tentang keluarga.

Sepak bola kembali membuktikan dirinya sebagai cerita tentang identitas, kebersamaan, dan makna emosional bagi ribuan orang di baliknya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
30
21
6
3
54
20
34
69
2
Borneo FC
30
22
3
5
62
28
34
69
3
Persija
30
19
5
6
56
26
30
62
4
Malut United
30
14
7
9
61
41
20
49
4
Persebaya
31
14
9
8
49
35
14
51
Berita Populer
Berita Terkini
Atas