Hadapi Persija, Persijap Jepara Anggap Laga Seperti Final: Misi ke Luar dari Zona Degradasi
Kekalahan telak pada laga sebelumnya kotra Persebaya menjadi pemicu kebangkitan skuadnya jelang menghadapi Macan Kemayoran.
Penulis:
Abdul Majid
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Hadapi Persija, Persijap Jepara Anggap Laga Seperti Final: Misi ke Luar dari Zona Degradasi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Persijap Jepara bersiap melakoni laga tandang berat ke markas Persija Jakarta pada pertandingan lanjutan Super League 2025/2026.
Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Menjelang laga tersebut, Persijap berada dalam posisi sulit.
Baca juga: Super League: Persija vs Persijap, Momentum Macan Kemayoran Raih Puncak Klasemen
Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu kini menempati peringkat ke-17 klasemen sementara atau berada di zona degradasi.
Sementara itu, Persija Jakarta tampil lebih stabil dan menempati peringkat ketiga dengan koleksi 32 poin.
Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, menyebut timnya telah melakukan persiapan serius, terutama dari sisi taktikal dan mental.
Kekalahan telak pada laga sebelumnya kotra Persebaya menjadi pemicu kebangkitan skuadnya jelang menghadapi Macan Kemayoran.
“Persiapan kami sejak kemarin lebih difokuskan pada aspek taktikal dan mental. Setelah pertandingan sebelumnya melawan Persebaya, kami ingin bangkit dan meningkatkan mental para pemain. Dalam latihan terlihat keinginan yang kuat serta fighting spirit yang baik,” ujar Divaldo dalam konferensi pers sebelum laga di Media Center SUGBK, Senayan, Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa setiap laga kini dipandang sebagai partai final bagi Persijap.
Ia juga menolak anggapan Persija akan tampil lengah meski sempat mengalami hasil negatif sebelumnya.
“Setiap pertandingan adalah final bagi kami. Kami tahu Persija sempat kalah dari Semen Padang, tetapi setelah itu kembali meraih kemenangan. Mereka bermain di depan suporternya sendiri dan tentu akan berjuang keras untuk hasil terbaik,” katanya.
Divaldo menambahkan, timnya datang ke Jakarta dengan motivasi besar demi keluar dari zona degradasi. Kondisi internal tim yang kondusif menjadi modal penting untuk mencuri poin di SUGBK.
“Tim kami datang dengan fighting spirit karena kami membutuhkan poin dan ingin keluar dari zona degradasi. Mudah-mudahan kami bisa meraih hasil positif di sini. Suasana tim saat ini sangat baik,” jelasnya.
Baca tanpa iklan