Albacete vs Barcelona di Copa del Rey, Hansi Flick Tak Ingin Senasib dengan Real Madrid
Pelatih Hansi Flick tak ingin Barcelona mengalami nasib seperti Real Madrid di Copa del Rey yang dikalahkan tim kasta kedua yakni Albacete.
Penulis:
Muhammad Ali Yakub
Editor:
Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
- Barcelona waspadai potensi kejutan Albacete di perempat final Copa del Rey, dengan Hansi Flick menegaskan timnya tak ingin bernasib sama seperti Real Madrid.
- Flick menekankan pentingnya fokus, disiplin, dan mentalitas penuh, meski Barcelona lebih diunggulkan.
- Barcelona datang dengan tren positif namun dihantui cedera Raphinha, sementara Albacete juga tengah on fire tanpa kekalahan dalam lima laga terakhir, membuat duel ini berpotensi berlangsung ketat dan penuh kejutan.
TRIBUNNEWS.COM – Barcelona akan menghadapi Albacete pada babak perempat final Copa del Rey 2025/2026, sebuah laga yang menyimpan potensi kejutan. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menegaskan timnya tak ingin mengulangi nasib pahit Real Madrid yang tersingkir oleh klub kasta kedua tersebut.
Pertandingan Albacete vs Barcelona dijadwalkan berlangsung di Stadion Carlos Belmonte pada Rabu (4/2/2026) pukul 03.00 WIB.
Meski Blaugrana lebih diunggulkan di atas kertas, Flick menilai laga ini tetap berbahaya dan menuntut fokus penuh dari seluruh pemainnya.
Albacete memang bukan tim papan atas, namun status tersebut justru bisa menjadi ancaman. Dalam sejarah Copa del Rey, tim non-unggulan kerap menjelma menjadi batu sandungan bagi klub-klub raksasa.
Real Madrid sendiri telah merasakan pahitnya kejutan tersebut. Los Blancos disingkirkan Albacete di babak 16 besar Copa del Rey 2025/2026 setelah kalah 2-3 pada 15 Januari lalu.
Flick menyadari betul risiko tersebut dan menegaskan Barcelona tidak boleh meremehkan lawan sekecil apa pun peluang yang terlihat.
Kejutan yang dialami Real Madrid pun dijadikan pelajaran berharga. Flick menyebut kegagalan rival abadi itu harus menjadi alarm agar Barcelona tampil disiplin sejak menit pertama dan tidak lengah meski mendominasi penguasaan bola.
Terkait kemungkinan rotasi pemain, Flick memilih bersikap tertutup. Ia mengakui perlunya mengatur menit bermain, namun enggan membocorkan susunan pemain.
Baca juga: Keuntungan Tim Penakluk Real Madrid di 8 Besar Copa del Rey, Auto Main Lagi di Kandang
“Kami harus mengatur menit bermain, tetapi saya tidak akan mengatakan siapa yang akan menjadi starter dan siapa yang tidak,” ujar Flick, dikutip dari laman klub.
Dari sisi mentalitas, Flick memastikan suasana ruang ganti berada dalam kondisi optimal.
“Kami berada dalam kondisi mental yang fantastis. Tidak mudah untuk masuk ke tim ini. Ada sebelas pemain starter, tetapi ada pemain lain yang menyelesaikan pertandingan dan juga sangat penting. Semua orang harus siap ketika waktunya tiba,” jelasnya.
Flick juga memuji kekompakan skuad serta kerja manajemen klub di balik layar.
“Kami memiliki pemain-pemain yang fantastis. Suasana di antara mereka luar biasa, mereka adalah rekan setim sekaligus teman. Saya senang dengan semuanya. Deco melakukan pekerjaan yang fantastis dan akan terus melakukannya, termasuk dalam menjaga pemain untuk masa depan,” katanya.
Namun, Barcelona tetap menerima kabar kurang menyenangkan jelang laga ini. Raphinha dipastikan mengalami cedera.
“Saya tidak senang dengan cederanya. Kami harus melihat apa yang perlu diubah. Ini momen penting dan kami membutuhkannya. Tidak baik bagi kami jika dia tidak tersedia,” ujar Flick.
Baca tanpa iklan