Roberto De Zerbi Resmi Tinggalkan Marseille, Manchester United dan Spurs Mengantre
Roberto De Zerbi resmi tinggalkan klub Liga Prancis, Marseille. MU dan Spurs dikaitkan setelah sebelumnya sempat tertarik untuk mendatangkannya.
Penulis:
Muhammad Ali Yakub
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- De Zerbi resmi pergi: Roberto De Zerbi meninggalkan Marseille usai tersingkir dari Liga Champions dan kalah telak 0-5 dari PSG.
- Musim kedua mengecewakan: Setelah finis runner-up Ligue 1 musim lalu, performa Marseille anjlok dan kepercayaan memudar.
- Dilirik klub Inggris: De Zerbi masuk radar Manchester United dan Tottenham yang sama-sama berpotensi ganti pelatih.
TRIBUNNEWS.COM - Roberto De Zerbi resmi meninggalkan Olympique de Marseille. Keputusan tersebut diumumkan klub Ligue 1 itu pada hari ini Rabu (11/2/2026), mengakhiri masa jabatan pelatih asal Italia yang penuh gejolak di Prancis.
Kepergian De Zerbi terjadi di tengah tekanan besar yang menumpuk dalam beberapa pekan terakhir, terutama setelah Marseille mengalami tersingkir secara tragis dari Liga Champions di tangan Club Brugge, sebelum kemudian dibantai 0-5 oleh Paris Saint-Germain (PSG) pada laga Ligue 1 akhir pekan lalu.
Kekalahan telak dari PSG membuat Marseille kini tertinggal tiga poin dari zona otomatis Liga Champions, situasi yang memperburuk krisis performa tim pada musim 2025/2026.
Putuskan Pergi setelah Latihan dan Pembicaraan Internal
Menurut laporan RMC Sport, De Zerbi masih memimpin sesi latihan tim pada Selasa dan sempat menggelar pembicaraan intens dengan para pemain serta jajaran petinggi klub.
Namun, setelah diskusi tersebut, pelatih berusia 46 tahun itu memutuskan bahwa dirinya tidak dapat melanjutkan peran sebagai pelatih kepala.
De Zerbi dikabarkan sangat kecewa dengan sikap dan mentalitas para pemainnya, khususnya minimnya respons setelah kekalahan 0-3 dari Club Brugge di Liga Champions dan kehancuran total saat menghadapi PSG asuhan Luis Enrique.
Baca juga: Pesangon Pemecatan Thomas Frank di Tottenham, Derbi London Utara Lawan Arsenal Jadi Taruhan
Pernyataan Resmi Klub
Dalam pernyataan resminya, Marseille menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara kolektif.
“Setelah diskusi antara semua pemangku kepentingan dalam manajemen klub, pemilik, presiden, direktur sepak bola, dan pelatih, diputuskan untuk melakukan perubahan di pucuk pimpinan tim utama,” bunyi pernyataan Marseille.
“Ini adalah keputusan kolektif yang sulit, diambil setelah pertimbangan yang cermat demi kepentingan terbaik klub, untuk menjawab tantangan olahraga di akhir musim.”
Marseille juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi De Zerbi.
“Olympique de Marseille mengucapkan terima kasih kepada Roberto De Zerbi atas dedikasi, komitmen, profesionalisme, dan keseriusannya, yang terlihat jelas dalam keberhasilan tim finis di posisi kedua Ligue 1 musim 2024/25.”
“Klub mendoakan yang terbaik untuk sisa kariernya.”
Marseille diperkirakan akan menunjuk pelatih interim untuk memimpin tim pada laga akhir pekan ini melawan Strasbourg yang kini dilatih oleh Gary O’Neil, sembari manajemen mengevaluasi opsi jangka panjang.
Masa-masa terakhir De Zerbi di Marseille juga diwarnai krisis internal, khususnya melibatkan direktur olahraga Medhi Benatia dan pemain sayap Mason Greenwood.
Menurut laporan L’Equipe, hubungan Benatia dan Greenwood memburuk hingga keduanya saling mengabaikan ketika berpapasan. Benatia disebut sangat marah karena Greenwood dianggap mengabaikan tanggung jawab komersial klub pada musim panas lalu.
Baca tanpa iklan