Satu Langkah Atletico Madrid di Final Copa Del Rey, Hansi Flick Geram Barcelona Kebobolan 4 Gol
Hasil leg pertama Copa del Rey, Atletico Madrid menghajar Barcelona 4-0, Jumat (13/2). Kans final pertama Rojiblancos sejak tahun 2013.
Ringkasan Berita:
- Hasil leg pertama Copa del Rey, Barcelona dihajar Atletico Madrid, Bilbao takluk dari Real Sociedad, Jumat (13/2/2026).
- Kekalahan pilu Barcelona, kebobolan empat gol dalam 45 menit awal babak pertama, satu langkah Atletico Madrid di final Copa del Rey.
- Peluang final pertama bagi anak asuh Diego Simone sejak tahun 2013. Ini reaksi Hansi Flick dari hasil pilu ini.
TRIBUNNEWS.COM - Upaya Barcelona mempertahankan gelar Copa del Rey dalam bahaya serius karena harus mampu membalikkan agregat 4-0 atas Atletico Madrid, Jumat (13/2/2026).
Untuk kali kedua bagi Barcelona di era 2000-an kebobolan empat gol dalam 45 menit pertama.
Kejadian terakhir terjadi pada Agustus 2020 saat melawan Bayern Munchen di babak perempat final Liga Champions.
Dan yang terbaru atas Atletico Madrid di Wanda Metropolitano di babak semifinal Copa del Rey leg pertama.
Hasil pertandingan ini bisa disebut sebagai salah satu pertandingan terburuk Barcelona musim ini. Terutama dalam 45 menit pertama.
Eric Garcia tidak sengaja mencetak gol bunuh diri saat laga belum genap 10 menit (7').
Kemudian disusul gol Griezmann (14'), tak ketinggalan pemain baru Simeone, Ademola Lookman (33'), dan Julian Alvarez di masa injury time.
Barcelona sempat mencetak gol lewat aksi Pau Cubarsi, namun dianulir wasit setelah pemeriksaan VAR.
Di babak kedua anak asuh Hansi Flick coba mengendalikan serangan dengan menghasilkan peluang, tetapi tidak ada yang berhasil dikonversikan menjadi gol.
Untuk sementara, Atletico Madrid satu langkah berada di final Copa del Rey
Pelatih Barcelona, Hansi Flick mengakui pertandingan melawan Atletico Madrid kacau.
Anak asuhnya bermain di bawah standar, terutama dalam 45 menit pertama di mana gawang Joan Garcia kebobolan empat gol.
"Kami tidak bermain bagus," bukanya dikutip dari Barca Blaugranes.
"Kami berdiskusi saat jeda babak pertama tentang berbagai situasi dan bagaimana kami seharusnya bermain lebih baik. Kami tidak melihat tim yang saya inginkan di babak pertama."
Baca tanpa iklan