Hasil Benfica vs Real Madrid: Vinicius Korban Rasis Pemain Argentina, Mbappe Marah & Mourinho Diusir
Hasil Real Madrid kalahkan Benfica di playoff 16 besar Liga Champions diwarnai chaos rasisme yang menimpa Vinicius Jr. dilakukan pemain Argentina.
Penulis:
Drajat Sugiri
Editor:
Sri Juliati
Ringkasan Berita:
- Kemenangan 0-1 Real Madrid atas Benfica pada leg 1 playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026 diwarnai chaos insiden rasisme
- Vinicius Jr. menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di laga panas ini
- Vinicius Jr. menjadi korban rasisme yang berbuntut panjang pelatih Benfica Jose Mourinho terima kartu merah
TRIBUNNEWS.COM - Insiden rasisme dialami Vinicius Jr. terjadi saat Real Madrid mengalahkan Benfica pada pertandingan leg 1 playoff 16 Besar Liga Champions 2025/2026.
Berawal dari aduan Vinicius Jr. kepada wasit pemimpin laga, duel Benfica vs Real Madrid yang berlangsung di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, berlangsung chaos, Rabu (18/2) dini hari WIB.
Skor 0-1 menutup hasil pertandingan ini dengan menempatkan Real Madrid sebagai pemenang.
Satu-satunya gol kemenangan Los Blancos, julukan Real Madrid, tercipta melalui lesakan indah Vinicius Jr, pada menit 50'.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Real Madrid untuk menjalani Leg 2 yang berlangsung di Santiago Bernabeu, 25 Februari mendatang.
Terlepas dari itu, kemenangan Real Madrid atas Benfica menghasilkan insiden tak menyenangkan, khususnya yang diterima Vinicius.
Pemain asal Brasil ini mengadukan dirinya menjadi korban rasisme,.
Insiden diawali dari perayaan gol dari Vinicius. Situasi memanas ketika pemain muda Benfica berusia 20 tahun, Gianluca Prestianni, melontarkan pernyataan yang diduga berisi kalimat rasis.
Menukil dari Misterchip, kalimat tak pantas terlontar dari mulut Gianluca Prestianni yang ditujukan kepada Vinicius.
Momen itu membuat berang Vini yang kemudian mengadukan kepada wasit pemimpin pertandingan.
Kondisi ini membuat chaos laga sebab para pemain Madrid memilih untuk keluar dari lapangan pertandingan. Vini bahkan kembali bench Real Madrid, sebagai bentuk protes akan perlakuan tidak sportif yang dia terima.
Menukil dari laman BBC, Kylian Mbappe menjadi yang paling marah atas insiden ini. Bahkan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) tersebut memilih meninggalkan pertandingan dan menuju lorong stadion.
Hal itu coba ditenangkan oleh eks pelatih Real Madrid yang kini membesut Benfica, Jose Mourinho.
The Special One, julukannya, mencoba meredakan emosi dan membujuk para pemain Madrid untuk mau melanjutkan pertandingan.
Ketegangan pun tak terhindarkan.
Baca tanpa iklan