Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

AC Milan Pecahkan Rekor Keuntungan Modal, Sentuhan Jimenez dan Pobega Jadi Kunci

AC Milan mencatatkan rekor keuntungan modal dalam satu musim dengan mengalahkan catatan sebelumnya pada musim 2001/2002.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in AC Milan Pecahkan Rekor Keuntungan Modal, Sentuhan Jimenez dan Pobega Jadi Kunci
Instagram AC Milan
BERPELUKAN - Pemain AC Milan berpelukan setelah mengalahkan Roma 1-0 di Stadion San Siro, Senin (3/11/2025). Milan menang berkat gol semata wayang Strahinja Pavlovic pada menit ke-39. AC Milan mencatatkan rekor keuntungan modal (capital gain) tertinggi dalam satu musim, melampaui pencapaian terbaik mereka sebelumnya pada musim 2001/2002. 

Klausul ini aktif setelah Bologna meraih poin pertama di bulan Februari, ketika mereka sukses mengalahkan Torino dengan skor 2-1 di laga tandang.

Gelandang AC Milan Italia Tommaso Pobega (kanan) merayakan setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Bologna dan AC Milan di stadion Renato-Dall'Ara di Bologna, pada 15 April 2023.
MERAYAKAN GOL - Gelandang AC Milan Italia Tommaso Pobega (kanan) merayakan setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Bologna dan AC Milan di stadion Renato-Dall'Ara di Bologna, pada 15 April 2023. (Foto Arsip, April 2023) (Alberto PIZZOLI/AFP)

Berikut rincian lengkap keuntungan modal musim ini dengan total penjualan €91,7 juta:

  • Malick Thiaw ke Newcastle: €32,2 juta (sekitar Rp639 miliar)
  • Theo Hernandez ke Al Hilal: €22,1 juta (sekiar Rp438 miliar)
  • Alex Jimenez ke Bournemouth: €15,5 juta (sekitar Rp307 miliar)
  • Noah Okafor ke Leeds: €9,7 juta (sekitar Rp192 miliar)
  • Tommaso Pobega ke Bologna: €7 juta (sekitar Rp139 miliar)
  • Yacine Adli ke Al Shabab: €5,1 juta (sekitar Rp101 miliar)

Lampaui Rekor 2001/2002

Jika angka tersebut dikonfirmasi dalam laporan keuangan resmi per 30 Juni 2026, maka ini akan menjadi musim dengan keuntungan modal tertinggi dalam sejarah AC Milan.

Rekor sebelumnya terjadi pada musim 2001/2002 dengan €78 juta (sekitar Rp1,54 triliun), terutama berkat penjualan Francesco Coco dan Umit Davala ke Inter Milan.

Musim-musim lain yang masuk lima besar termasuk:

  • 2009 – ketika Kaka dijual ke Real Madrid
  • 2024/2025 – saat Tijjani Reijnders pindah ke Real Madrid
  • 2012 – ditandai kepergian Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic ke Paris 

Keberhasilan mencatatkan keuntungan modal besar memang membantu menyeimbangkan kerugian akibat absennya dari kompetisi Eropa.

Namun, pertanyaan besar tetap muncul: apakah strategi ini menjadi fondasi pembangunan ulang skuad atau sekadar langkah darurat untuk menstabilkan finansial?

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan musim panas yang masih panjang, AC Milan bisa saja menambah angka tersebut lewat transfer lanjutan.

Yang jelas, dari sisi neraca keuangan, Rossoneri tengah menjalani musim yang memecahkan rekor.

(Tribunnews.com/Ali)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
34
25
4
5
80
31
49
79
2
Napoli
34
21
6
7
52
33
19
69
3
AC Milan
34
19
10
5
48
27
21
67
4
Juventus
34
18
10
6
57
29
28
64
5
Como
34
17
10
7
59
28
31
61
Berita Populer
Berita Terkini
Atas