Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Beda Hasil Keputusan UEFA Bagi Real Madrid dan Benfica Soal Keributan di Liga Champions

UEFA memberikan keputusan yang berbeda soal komplain yang masuk di laga antara Real Madrid dan Benfica di leg satu palayoff 16 besar Liga Champions.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Beda Hasil Keputusan UEFA Bagi Real Madrid dan Benfica Soal Keributan di Liga Champions
Website Real Madrid
RASISME - Winger Real Madrid, Vinicius Junior (tengah) diduga mendapatkan tindakan rasisme dari pemain Benfica selama pertandingan play-off babak 16 besar Liga Champions, pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Vinicius Jr langsung melapor ke wasit dan pertandingan dijeda 10 menit karena mengaktifkan protokol anti-rasisme UEFA. 

Ringkasan Berita:
  • Real Madrid dan Benfica menghadapi keputusan yang berbeda dari UEFA terkait aduan yang mereka lakukan.
  • UEFA memutuskan memberikan sanksi larangan bertanding satu kali kepada pemain Benfica, Gianluca Prestianini.
  • UEFA tak mengindahkan protes resmi Benfica yang meminta Federico Valverde mendapatkan hukuman lantaran tindakan kekerasan di lapangan.

TRIBUNNEWS.COM - Panasnya duel Real Madrid dan Benfica di playoff 16 besar Liga Champions musim ini tak lepas dari drama yang terjadi di pertandingan leg pertama.

Pada leg pertama yang digelar 18 Februari lalu, pertandingan sempat terhenti cukup lama di menit ke-50.

Hal itu bertepatan dengan Real Madrid yang mencetak gol melalui Vinicius Junior.

Vini Jr lantas melakukan selebrasi di depan tribune suporter Benfica yang membuat pertandingan menjadi panas.

Beberapa pemain terlibat kerusuhan dengan puncaknya adanya dugaan ucapan rasis yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianini.

Baca juga: Kabar Baik untuk Real Madrid Jelang Leg 2 Play-off 16 Besar UCL, si Tukang Rasis Kena Skorsing

Singkatnya, kerusuhan yang terjadi itu diadukan kepada UEFA oleh dua tim, Real Madrid dan Benfica.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari kubu Real Madrid, mereka protes soal dugaan ucapan rasis yang dilakukan Prestianini.

Sedangkan Benfica mengadukan adanya dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan pemain Real Madrid, Federico Valverde.

UEFA pun sudah membuat keputusan soal kedua aduan ini.

Namun keputusan yang dibuat organisasi sepak bola Eropa ini bertolak belakang bagi kedua tim.

SELEBRASI - Selebrasi pemain Real Madrid usai mencetak gol ke gawang Benfica pada pertandingan playoff 16 Besar Liga Champions 2025/2026 di Da Luz Stadium, Lisbon, Portugal, Rabu (18/2) dini hari WIB. Madrid menang 0-1.
SELEBRASI - Selebrasi pemain Real Madrid usai mencetak gol ke gawang Benfica pada pertandingan playoff 16 Besar Liga Champions 2025/2026 di Da Luz Stadium, Lisbon, Portugal, Rabu (18/2) dini hari WIB. Madrid menang 0-1. (Website Real Madrid)

UEFA memutuskan memberikan hukuman kepada Benfica dengan menjatuhkan sanksi larangan bermain kepada Prestianini.

Prestianini dilarang bertanding di satu pertandingan, yang bertepatan dengan laga leg kedua playoff 16 besar Liga Champions kontra Real Madrid.

Komisi Disiplin UEFA menjatuhkan skorsing sementara setelah membuka investigasi atas dugaan penghinaan rasis yang diarahkan kepada Vinicius.

UEFA menerapkan Pasal 14 Peraturan Disiplin yang mengatur tentang perilaku diskriminatif, sebagaimana dikutip dari Marca.

Meski sudah menjatuhkan sanksi kepada Prestianini, UEFA masih mungkin memberikan sanksi lainnya kepada Benfica atau pemain asal Argentina tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
8
8
0
0
23
4
19
24
2
Bayern Munich
8
7
0
1
22
8
14
21
3
Liverpool
8
6
0
2
20
8
12
18
4
Tottenham
8
5
2
1
17
7
10
17
5
Barcelona
8
5
1
2
22
14
8
16
Berita Populer
Berita Terkini
Atas