Sesumbar Comeback Chivu Jadi Omong Kosong, Vonis Del Piero Menampar Inter Milan
Kekalahan Inter Milan dari Bodo/Glimt turut mendapat komentar dari Alessandro Del Piero yang menilai Inter main biasa saja dan tak ada yang spesial.
Penulis:
Arif Tio Buqi Abdulah
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- Alessandro Del Piero menilai Inter tampil “biasa saja” saat menghadapi Bodo/Glimt, padahal laga tersebut menuntut performa di atas rata-rata.
- Optimisme Cristian Chivu soal comeback di San Siro tak berbanding lurus dengan performa tim yang kembali gagal menembus pertahanan rapat lawan.
- Kegagalan ini mempertegas kemunduran Inter di Liga Champions, meski mereka masih berpeluang meraih gelar domestik musim ini.
TRIBUNNEWS.COM - Ambisi comeback Inter Milan yang digembar-gemborkan sang pelatih Cristian Chivu sebelum laga berakhir pahit.
Inter Milan tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 5-2 dari Bodo/Glimt di babak play-off 16 besar, Rabu (25/2/2026).
Alih-alih membalikkan defisit 1-3 dari leg pertama, Inter Milan justru tumbang 1-2 di kandang sendiri di San Siro.
Sebelum pertandingan, Chivu penuh percaya diri. Ia menegaskan Inter punya kewajiban moral untuk menang dan menyebut timnya mampu membalikkan keadaan.
Pelatih asal Rumania itu juga mengaku siap jika laga berjalan hingga 120 menit atau adu penalti. Modalnya tak main-main: tiga kemenangan beruntun di San Siro dengan total 11 gol.
"Kami tahu kualitas mereka, tapi kami juga tahu siapa kami. Jika ada satu tim yang bisa membalikkan keadaan ini, itu adalah kami," kata Chivu sebelum laga, dikutip dari Sempreinter.
Baca juga: Cristian Chivu Super Pede Inter Milan Bisa Comeback dari Bodo/Glimt, Kalaupun Kalah Tak Perlu Malu
Namun realitas berkata lain. Inter kembali kesulitan menembus blok rendah lawan, kebobolan dua gol lebih dulu yang akhirnya kalah 1-2 dan tersingkir dari Liga Champions.
Ironinya, ini jadi kekalahan kandang ketiga beruntun bagi Inter Milan di Liga Champions musim ini setelah sebelumnya ditaklukkan Arsenal dan Liverpool.
Selain itu, Nerazzurri untuk pertama kalinya sejak musim 2020/21 gagal mencapai babak 16 besar Liga Champions.
Chivu mengaku tak menyalahkan pemainnya. Ia menilai tim sudah mencoba segala cara menghadapi organisasi pertahanan rapat Bodo/Glimt.
"Kami mencoba segala cara melawan tim yang sangat terorganisir dengan sepuluh pemain di belakang bola. Mereka menemukan kenyamanan secara mental. Kami sudah memberikan segalanya," ujarnya, dikutip dari SempreInter.
Menurutnya, Inter memulai laga dengan baik, tetapi energi lawan lebih besar di babak kedua. Ia juga menegaskan level Liga Champions terlalu tinggi untuk kesalahan sekecil apa pun.
Meski demikian, fakta di lapangan menunjukkan Inter kalah tajam dalam momen krusial—sesuatu yang tak sejalan dengan optimisme besar yang ia gaungkan sebelum laga.
Vonis Del Piero: Inter Tampil Biasa Saja
Sementara itu, Legenda Juventus dan Italia, Alessandro Del Piero, memberi penilaian lugas soal penampilan Inter Milan.
Berbicara di Sky Sports, Del Piero yang memiliki rekam jejak rivalitas dengan Inter, memilih komentar yang 'cukup sopan'.
Baca tanpa iklan