Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Polemik Piala Dunia 2026 Efek Perang Iran vs AS-Israel - Ada Ancaman Boikot, Trump: Mereka Lemah

Piala Dunia 2026 menghadapi masalah baru menyusul serangan AS-Israel ke Iran sekaligus membuat Team Melli mengancam boikot dan menarik diri.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Polemik Piala Dunia 2026 Efek Perang Iran vs AS-Israel - Ada Ancaman Boikot, Trump: Mereka Lemah
KARIM JAAFAR / AFP
IRAN ANCAM BOIKOT PIALA DUNIA 2026 - Para pemain Iran merayakan dengan penyerang mereka #20 Sardar Azmoun setelah mencetak gol pada pertandingan Grup C Piala Asia Qatar 2023 antara Iran vs Palestina di Al-Rayyan, Doha 14 Januari 2024. Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons ketus atas respons ancaman boikot Iran dari Piala Dunia 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Perang Iran vs AS-Israel berefek kepada Piala Dunia 2026 yang penyelenggaraannya menjadi abu-abu
  • Presiden federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, secara tersirat akan boikot dan menarik diri dari Piala Dunia 2026 yang mulai digelar 11 Juni mendatang
  • Sementara tanggapan itu memperoleh respons ketus dari presiden Amerika Serikat Donald Trump

TRIBUNNEWS.COM - Piala Dunia 2026 menghadirkan polemik anyar menyusul peristiwa perang Iran vs AS-Israel pecah. Iran yang mengancam boikot Piala Dunia 2026 ditanggapi ketus oleh presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pagelaran Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko hanya tersisa kurang 100 hari.

Iran diketahui menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan mulai bergulir 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.

Akan tetapi, karena serangan AS dan Israel pada akhir pekan lalu, Iran meragukan partisipasi mereka pada Piala Dunia 2026.

Kondisi ini memicu reaksi presiden federasi sepak bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj.

Dalam pernyataannya, meski tidak secara gamblang menyebut akan melakukan boikot, tetapi arah pernyataan orang nomor satu FFIRI tersebut mengarah ke sana pada Piala Dunia 2026.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tidak mungkin mengatakan secara pasti, tetapi pasti akan ada respons. Hal ini akan dipelajari para pejabat olahraga di tingkat tinggi negara," kata Presiden federasi sepak bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, dikutip dari laman Reuters.

"Namun yang dapat kita katakan sekarang adalah bahwa karena serangan ini dan kekejamannya, jauh dari harapan kita untuk dapat menatap Piala Dunia dengan penuh optimisme," sambungnya menambahkan.

Meski ada keraguan FFIRI untuk mengirim tim, sampai saat ini belum ada keputusan resmi.

Sejarah mencatat, belum ada kontestan yang mundur dari Piala Dunia karena alasan politik.

Tim-tim yang pernah mundur dalam edisi-edisi sebelumnya selalu mengambil sikap di babak kualifikasi, baik karena persoalan politik atau hal lainnya.

Baca juga: Tim Nasional Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026, Donald Trump: Saya Tidak Peduli

Diprediksi bakal ada konsekuensi berat bagi Iran jika mundur dari Piala Dunia 2026. Namun, tak menutup kemungkinan pula, FIFA yang mencoret Iran dari daftar dan menggantinya dengan tim lain. 

Berdasarkan regulasi Piala Dunia 2026, FIFA memegang penuh kendali terhadap tim yang di kemudian hari tidak bisa memenuhi tanggung jawab sebagai peserta.

Pada Pasal 6 tentang pengunduran diri, pertandingan yang tak bisa digelar, pertandingan yang batal, dan pergantian, FIFA punya hak, termasuk mengganti tim peserta.

Presiden AS Donald Trump Cuek

Pernyataan federasi sepak bola Iran soal partisipasi mereka di Piala Dunia 2026 menyusul insiden perang yang terjadi, sampai ke telinga presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
33
21
7
5
63
26
37
70
2
Man. City
32
20
7
5
65
29
36
67
3
Manchester United
33
16
10
7
58
45
13
58
4
Aston Villa
33
17
7
9
47
41
6
58
5
Liverpool
33
16
7
10
54
43
11
55
Berita Populer
Berita Terkini
Atas