Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Gatusso, Italia, dan Harapan Piala Dunia 2026

Pendapat seorang jurnalis Italia tentang tim nasional, Genaro Gattuso, dan harapan di Piala Dunia 2026.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Gatusso, Italia, dan Harapan Piala Dunia 2026
Arsip foto: MIGUEL MEDINA/AFP
PIALA DUNIA 2026 - Pelatih Napoli Italia Gennaro Gattuso bereaksi selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Piala Italia Atalanta vs Napoli pada 10 Februari 2021 di stadion Azzurri d'Italia di Bergamo. - Pendapat seorang jurnalis Italia tentang tim nasional, Genaro Gattuso, dan harapan di Piala Dunia 2026. 

"Dia tidak membawa banyak pengalaman untuk timnas seperti Italia, tetapi mereka memilih seseorang yang memiliki motivasi yang tepat untuk berprestasi."

"Saya pikir itulah mengapa Gattuso dipilih, untuk mengembalikan sikap yang tepat yang selalu dia tunjukan saat mengenakan seragam AC Milan dan Italia," sambungnya mengulas latar belakang Gattuso sebagai seorang pemenang.

Gattuso ditunjuk FIGC sebagai pelatih Italia pada Juni 2025. Ia melakoni laga perdananya melawan Estonia.

Italia menang telah dengan skor 5-0.

Laga kedua hingga kelima berjalan lancer, semua berakhir dengan kemenangan, hingga waktunya tiba melawan Norwegia sebagai penentu kelolosan langsung berdasarkan peringkat klasemen.

Apesnya, Italia kalah 1-4 dari Norwegia sehingga harus menjalani play-off kualifikasi.

Verri menyinggung, ada hal besar yang harus diperbaiki oleh Italia. Bukan hanya dari level pemain ataupun pelatih, tetapi secara keseluruhan termasuk liga.

Rekomendasi Untuk Anda

Harapan untuk lolos ke Piala Dunia 2026 masih 50 persen. Jika berkaca dalam dua edisi sebelumnya yang gagal, Italia gagal lolos di fase ini dari Swedia dan Makedonia Utara.

Italia tampil buruk, namun menurut Verri, satu hal yang membedakan permainan Gli Azzurri dengan Eropa adalah kualitas dan standar permainan yang mereka mainkan.

"Tim kami tampil buruk, tetapi kuaitas dan standar sepak bola Italia, karena alasan apa pun, tidak sama seperti dulu," ungkapnya.

"Mereka tidak menghasilkan talenta, memainkan sepak bola lambat di level klub, atau klub-klub tidak berkembang di Eropa. Ini masalah yang lebih luas," lanjutnya.

Contohnya saja, di Liga Champions musim ini, dari empat wakil Italia di phase league, hanya satu yang lolos ke babak 16 besar, yakni Atalanta.

Finalis dua edisi beruntun, Inter Milan gagal di babak play-off, sama halnya dengan Juventus. Napoli sebagai juara bertahan Serie A lebih apes karena gagal lolos.

Tapi sayang, Atalanta tidak dapat melangkah lebih jauh karena dibungkam oleh raksasa Jerman, Bayern Munchen dengan agregat mencolok.

Gattuso tidak bisa merubah sistem yang perlahan menjadi tradisi dari permainan Italia secara sendirian.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
35
23
7
5
67
26
41
76
2
Man. City
34
21
8
5
69
32
37
71
3
Manchester United
35
18
10
7
63
48
15
64
4
Liverpool
35
17
7
11
59
47
12
58
5
Aston Villa
35
17
7
11
48
44
4
58
Berita Populer
Berita Terkini
Atas