Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Piala Dunia 2026 - Pesan Penghapus Ekspektasi dari Munchen, Jerman Bukan Favorit Juara

Pemain Bayern Munchen, Joshua Kimmich menempatkan timnas Jerman bukan sebagai favorit juara Piala Dunia 2026.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Nuryanti
zoom-in Piala Dunia 2026 - Pesan Penghapus Ekspektasi dari Munchen, Jerman Bukan Favorit Juara
DFB/Philipp Reinhard
JERMAN BUKAN FAVORIT - Potret Timnas Jerman dalam laga ujicoba melawan Yunani jelang Euro 2024. Kapten timnas Jerman, Joshua Kimmich, mengklaim negaranya bukan favorit juara Piala Dunia 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Joshua Kimmich tidak memasukkan timnas negaranya, Jerman dalam kategori favorit juara Piala Dunia 2026
  • Bukan pesimis, melainkan Joshua Kimmich memilih realistis karena melihat rekap hasil dari turnamen yang dalam beberapa tahun terakhir diikuti timnas Jerman
  • Joshua Kimmich memikul tugas ganda yakni mengemban jabatan kapten timnas Jerman menggantikan Manuel Neuer

TRIBUNNEWS.COM - Lazimnya seorang pemain menjagokan timnas negaranya untuk menjadi juara, lain cerita dengan penggawa Bayern Munchen yang pada FIFA Matchday ini dipercaya untuk memperkuat skuad Jerman.

Pemain yang dimaksud tak lain adalah Joshua Kimmich. Pemain berusia 31 tahun ini cenderung meremehkan kekuatan timnas Jerman di pagelaran akbar Piala Dunia 2026.

Joshua Kimmich memperingatkan bahwa Jerman tidak bisa dianggap sebagai salah satu favorit utama di Piala Dunia 2026

Saat sang kapten mempersiapkan timnya untuk laga persahabatan mendatang melawan Swiss, ia menegaskan bahwa kegagalan di turnamen-turnamen sebelumnya berarti juara dunia empat kali itu harus membuktikan diri lagi di panggung dunia.

Gelandang Jerman Joshua Kimmich (2md R) merayakan mencetak gol pembuka dengan rekan satu timnya selama pertandingan sepak bola UEFA Nations League Jerman v Italia di stadion Borussia Park di Moenchengladbach, Jerman barat, pada 14 Juni 2022.
BERSELEBRASI - Gelandang Jerman Joshua Kimmich (2md R) merayakan mencetak gol pembuka dengan rekan satu timnya selama pertandingan UEFA Nations League Jerman v Italia di stadion Borussia Park di Moenchengladbach, 14 Juni 2022. (Foto Arsip, Juni 2022)(John MACDOUGALL / AFP)

Dalam sebuah wawancara yang kemudian dilansir Bild, Kimmich memberikan penilaian yang blak-blakan mengenai posisi timnya di kancah sepak bola internasional menjelang laga persahabatan di Basel.

Gelandang berusia 31 tahun itu mengakui bahwa meskipun memiliki prestise historis, kegagalan lolos dari babak grup pada dua edisi terakhir kompetisi telah membuat mereka kehilangan posisi teratas.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat pelatih kepala Julian Nagelsmann berusaha membangun momentum sebelum bertolak ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sang kapten tetap realistis mengenai tantangan yang akan dihadapi.

"Kami bukan favorit utama karena kami belum menunjukkan performa terbaik di turnamen-turnamen sebelumnya," buka Kimmich yang merupakan kapten timnas Jerman kini.

"Saat pertandingan pertama dimulai, yang penting hanyalah pertandingan itu sendiri dan tidak ada yang lain, sepenuhnya terlepas dari bagaimana turnamen-turnamen sebelumnya berjalan."

Emban Tugas Berat

Siklus turnamen ini menandai perubahan signifikan bagi Kimmich, yang mengambil alih peran kepemimpinan utama pada tahun 2024 menyusul pensiunnya Manuel Neuer dari timnas Jerman

Pemain berusia 31 tahun itu menekankan bahwa pandangannya telah berkembang pesat sejak masa-masa awalnya bersama Der Panzer, sambil mencatat bahwa tanggung jawabnya kini jauh melampaui penampilannya secara individu di lapangan.

"Anda tumbuh ke dalam peran yang berbeda seiring berjalannya waktu. Saya memiliki peran yang berbeda sebagai kapten dibandingkan dengan turnamen empat atau delapan tahun lalu. Rekornya memang tidak bagus, tetapi hal itu tidak mengubah pendekatan terhadap turnamen."

Meskipun sang kapten merendahkan status tim favorit, ia memberikan dukungan penuh kepada Nagelsmann.

Ia yakin bahwa pendekatan yang konsisten dan keyakinan taktis mantan pelatih Bayern itu adalah hal yang tepat yang dibutuhkan skuad untuk menemukan jati dirinya.

Kimmich memuji sang manajer karena tetap berpegang pada prinsipnya terlepas dari berbagai komentar di luar yang mengiringi hasil-hasil tim. 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
37
25
7
5
69
26
43
82
2
Man. City
37
23
9
5
76
33
43
78
3
Manchester United
37
19
11
7
66
50
16
68
4
Aston Villa
37
18
8
11
54
48
6
62
5
Liverpool
37
17
8
12
62
52
10
59
Berita Populer
Berita Terkini
Atas