Sorotan Uji Coba Jerman: Der Panzer 2 Kali Cuma Menang Tipis, Rekor Nagelsmann Tetap Berlanjut
Timnas Jerman meraih dua kemenangan tipis atas Swiss dan Ghana dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026, meski tampil tak meyakinkan.
Penulis:
Arif Tio Buqi Abdulah
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Jerman meraih dua kemenangan tipis atas Swiss dan Ghana dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026.
- Meski performa mereka belum sepenuhnya meyakinkan, hasil tersebut memperpanjang rekor kemenangan beruntun Julian Nagelsmann menjadi tujuh laga sejak September 2025.
- Di balik tren positif, Jerman masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam efektivitas serangan dan konsistensi lini pertahanan.
TRIBUNNEWS.COM - Uji coba Timnas Jerman jelang Piala Dunia 2026 menghadirkan sorotan. Penampilan anak asuh Julian Nagelsmann kurang meyakinkan.
Timnas Jerman menutup jeda internasional dengan dua kemenangan dari laga uji coba. Terbaru menang dari Ghana setelah sebelumnya mengalahkan Swiss.
Namun dua kemenangan Jerman itu diraih dengan cara yang tidak sepenuhnya meyakinkan, sama-sama dengan keunggulan tipis.
Jerman mengalahkan Ghana dengan skor tipis 2-1 pada Selasa (31/3/2026). Die Mannschaft sempat tampil dominan sejak awal, bahkan gol Florian Wirtz sempat dianulir karena offside.
Keunggulan akhirnya datang jelang turun minum melalui penalti Kai Havertz pada menit ke-45, setelah VAR memastikan adanya handball di kotak terlarang.
Namun, seperti yang kerap terjadi dalam beberapa laga terakhir, Jerman gagal menjaga keunggulan.
Ghana mampu menyamakan skor lewat Abdul Fatawu Issahaku pada menit ke-70, memanfaatkan momentum setelah sejumlah pergantian pemain membuat permainan lebih terbuka.
Kemenangan Jerman akhirnya ditentukan di menit-menit akhir melalui gol dramatis Deniz Undav pada menit ke-88, memastikan skor 2-1 bertahan hingga laga usai.
Sebelumnya, Jerman juga meraih kemenangan tipis 4-3 atas Swiss di Basel. Dalam laga tersebut, Florian Wirtz tampil gemilang dengan kontribusi gol dan assist, menjadi motor serangan tim.
Baca juga: Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026: Spanyol Superior, Jerman Tajam, Inggris Masih Mencari Bentuk
Banyak PR di Balik Hasil Positif
Di balik kemenangan ini, performa Jerman justru menyisakan banyak catatan.
Beberapa pemain tampil di bawah ekspektasi, terutama di lini tengah dan pertahanan.
Nama-nama yang diharapkan menonjol seperti Pascal Grob dan Leon Goretzka dinilai kurang maksimal.
Di lini depan, efektivitas juga menjadi masalah. Meski menciptakan banyak peluang, penyelesaian akhir masih belum optimal.
Hal ini membuat sosok striker murni seperti Deniz Undav atau Tim Kleindienst dinilai lebih layak diandalkan.
Satu masalah yang terus berulang adalah rapuhnya lini pertahanan saat menjaga keunggulan.
Setelah kebobolan saat unggul melawan Swiss, hal serupa kembali terjadi saat menghadapi Ghana.
Baca tanpa iklan