Duel Sengit di Final Turnamen MLSC Samarinda Tunjukkan Potensi Sepak Bola Putri
Partai final KU 10 dan KU 12 Soccer Challenge Samarinda 2025-206 berlangsung kompetitif dan berlansung sengit.
Kehadiran MLSC di Samarinda dinilai menjadi momentum penting bagi pengembangan sepak bola putri usia dini, khususnya di Kalimantan Timur.
Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, menilai turnamen ini tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.
“Kami bangga melihat para siswi bertanding dengan penuh semangat. Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga membangun karakter, disiplin, dan keberanian generasi muda,” ujarnya.
Program Director MLSC, Teddy Tjahjono, melihat antusiasme tinggi sebagai indikator awal potensi besar di daerah ini.
“Antusiasme siswi di Samarinda luar biasa, apalagi ini kali pertama MLSC digelar di sini. Kami melihat semangat bertanding dan kemauan belajar yang tinggi. Ini menjadi modal penting untuk pembinaan jangka panjang sepak bola putri di Kalimantan Timur,” kata Teddy.
Ia menambahkan, masuknya Samarinda sebagai kota baru dalam seri ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pembinaan di luar Pulau Jawa.
Dengan jumlah peserta yang kompetitif dan kualitas permainan yang mulai terbentuk, peluang pengembangan dinilai cukup terbuka.
Sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan, talenta terbaik dari turnamen ini akan disiapkan untuk mengikuti MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 yang digelar pada 24–28 Juni 2026 di Kudus, Jawa Tengah.
Para pemain terpilih juga akan menjalani program tambahan melalui MilkLife Soccer Extra Training.
Peningkatan Intensitas Latihan
Head Coach MLSC, Jacksen Ferreira Tiago, menegaskan pentingnya intensitas latihan di Samarinda yang masih dalam tahap awal pengembangan.
“Kalau di daerah lain extra training mungkin cukup sekali seminggu, tapi di Samarinda minimal tiga kali karena kita benar-benar mulai dari nol. Kita memang tertinggal, tapi harus dikejar dengan kerja keras,” ujarnya.
Ia juga melihat kehadiran MLSC sebagai titik awal pengembangan sepak bola putri di daerah yang sebelumnya minim kompetisi.
“Selama ini belum ada kompetisi khusus putri di Samarinda. Dengan adanya MLSC, ini menjadi kesempatan besar. Bahkan kami di Borneo FC Academy berencana membuka kelas khusus putri yang akan diluncurkan dalam waktu dekat,” tambah Jacksen.
Berikut Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Samarinda Seri 2 2025 - 2026:
Kategori Usia 10
Champion : SDN 008 Palaran
Baca tanpa iklan