Lagi-lagi Kena Sanksi, Luis Suarez Terima Hukuman dari Komdis MLS
Luis Suarez mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin MLS lantaran dianggap melakukan diving saat menghadapi New England Revolution.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Komisi Disiplin MLS menjatuhkan hukuman denda kepada Luis Suarez.
- Hukuman tersebut dijatuhkan setelah Suarez didakwa melakukan percobaan diving di pertandinan melawan New England Revolution.
- Tak disebutkan besaran denda yang harus dibayarkan Luis Suarez.
TRIBUNNEWS.COM - Inter Miami harus merasakan hukuman yang dijatuhkan kepada mereka oleh Komisi Disiplin MLS pada laga melawan New England Revolution pada 26 April lalu.
Pada laga yang digelar di Nu Stadium tersebut, Inter Miami ditahan imbang New England Revolution dengan skor 1-1.
Sumber hukuman yang ditujukan ke Inter Miami datang akibat ulah salah satu pemain mereka, Luis Suarez.
Kejadiannya terjadi di menit ke-72 ketika Inter Miami mendapatkan tendangan sudut.
Baca juga: Tanda-tanda Beban Inter Miami Tak Mengalir Cuma ke Lionel Messi Saja
Pemain depan The Herons, Luis Suarez, terlibat intrik dengan salah satu pemain yang mengawalnya.
Suarez sempat terlibat saling dorong dan terjatuh dengan sang lawan.
Wasit pun mencoba menengahi keduanya dan melanjutkan pertandingan.
Ternyata ulah pemain asal Uruguay itut ak lepas begitu saja dari pengawasan setelah pertandingan selesai.
Komisi Disiplin ternyata terus menelaah kejadian itu dan akhirnya memutuskan memberikan tindakan.
Mereka menjatuhkan denda kepada Luis Suarez sebagai pelaku percobaan diving di pertandingan tersebut.
Sebagaimana hal itu diumumkan MLS melalui situs resmi mereka.
Sayangnya tak disebutkan besaran denda yang dijatuhkan kepada pemain berusia 39 tahun tersebut.
Bagi Suarez, mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin tak menjadi barang baru.
Ia kurang lebih sudah mendapatkan sanksi sebanyak 4 kali dari Komdis.
Sanksi pertama terjadi pada Februari 2025 lalu.
Ia mendapatkannya karena melanggar aturan yang melarang adanya gerakan tangan ke arah wajah, kepala, atau leher.
Setelah itu, hukuman kembali jatuh kepada Suarez pada September 2025.
Ia kala itu dihukum larangan bertanding sebanyak 3 kali setelah meludah ke arah lawan di final Leagues Cup.
Sedangkan satu hukuman lainnya terjadi ketika playoff pada 2025 lantaran melakukan tindakan kekerasan.
Beberapa contoh tindakan indisipliner tersebut cukup disayangkan.
Hal itu lantaran peran Suarez di Inter Miami tak hanya sebagai pemain depan.
Ia juga berstatus sebagai salah satu panutan dengan pengalaman dan pencapaian yang dimiliki selama berada di Eropa.
Bersama Messi, Suarez adalah duo pemain senior yang dimiliki di tim utama.
Hanya ada 3 pemain saja di skuad utama The Herons yang berumur di atas 30 tahun.
Selain Messi dan Suarez, ada juga Rodrigo De Paul yang sudah lebih dari 30 tahun usianya.
Tepatnya, De Paul saat ini berusia 31 tahun.
Trio pemain senior ini semestinya bisa memberikan contoh bagi rekan-rekannya yang lain.
Bisa dibilang, Messi dan De Paul tak terlalu sering terlibat intrik indisipliner seperti itu.
Hanya Suarez yang terkadang kalap saat beradu dengan pemain lawan di pertandingan-pertandingan yang dijalani.
Ia masih beruntung lantaran hukuman yang didapatkan bukan larangan bertanding.
Hal tersebut bisa memberikan dampak negatif kepadanya yang saat ini sudah cukup sulit bersaing di sektor depan.
Posisinya sebagai penyerang utama perlahan digeser German Berterame yang didatangkan di awal musim ini.
(Tribunnews.com/Guruh)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.