Perbandingan 100 Laga Awal Kylian Mbappe vs Cristiano Ronaldo di Real Madrid
Membandingkan 100 laga awal Kylian Mbappe dengan Cristiano Ronaldo di Real Madrid, di mana keduanya sama-sama moncer dalam urusan mencetak gol.
Penulis:
Muhammad Ali Yakub
Editor:
Drajat Sugiri
Menariknya, Mbappe tetap masuk dalam jajaran elit pemain dengan laju gol terbaik di awal karier bersama Real Madrid.
Mbapee hanya berada di bawah nama-nama besar seperti Ferenc Puskas dan Cristiano Ronaldo dalam hal produktivitas setelah 100 pertandingan.
Trofi Jadi Pembeda Utama
Meski statistik individu Mbappe sangat mengesankan, faktor pembeda utama dengan Ronaldo terletak pada koleksi trofi.
Hingga saat ini, Mbappe baru mempersembahkan gelar seperti UEFA Super Cup alias Piala Super Eropa dan FIFA Intercontinental Cup atau Piala Dunia Antarklub bagi Los Blancos.
Jumlah tersebut dinilai masih belum cukup untuk standar klub sebesar Real Madrid.
Sebaliknya, Ronaldo memang tidak langsung meraih banyak trofi di musim debutnya, tetapi ia mulai menunjukkan dampak besar sejak musim kedua dengan memenangkan Copa del Rey.
Secara individu, Ronaldo juga lebih dulu mengoleksi penghargaan seperti Sepatu Emas Eropa dan Pichichi di fase awal kariernya.
Sementara itu, Mbappe juga tidak kalah mentereng, karena telah mengamankan satu gelar Pichichi dan berpeluang menambah koleksinya, serta meraih Sepatu Emas Eropa setelah musim 2024/2025 yang gemilang.
Secara keseluruhan, statistik Ronaldo memang masih sedikit lebih unggul dalam hal produktivitas gol dan efisiensi.
Namun, Mbappe tidak tertinggal jauh, bahkan menjadi salah satu pemain yang paling mendekati level Ronaldo di fase awal kariernya bersama Real Madrid.
Perbedaan terbesar terletak pada dampak kolektif.
Era Ronaldo kemudian berkembang menjadi salah satu periode tersukses dalam sejarah klub, sementara Mbappe saat ini masih berada di tahap awal dalam membangun warisannya di Santiago Bernabeu.
Dengan usia yang masih berada di puncak performa, peluang Mbappe untuk menyamai atau bahkan melampaui jejak Ronaldo tetap terbuka lebar, asalkan diiringi dengan kesuksesan tim dalam meraih trofi besar di musim-musim mendatang.
(Tribunnews.com/Ali)
Baca tanpa iklan