Profil Didier Deschamps Pelatih Timnas Prancis, Misi Perpisahan Manis di Piala Dunia 2026
Mengenal lebih dekat pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps yang akan mengakhiri era satu dekate sebagai pelatih Les Bleus di Piala Dunia 2026.
Penulis:
Muhammad Ali Yakub
Editor:
Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
- Didier Deschamps akan mundur dari Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026, mengakhiri era lebih dari satu dekade.
- Selama melatih, Deschamps meraih sukses besar termasuk juara Piala Dunia 2018 dan finalis 2022.
- Sebagai gantinya, Zinedine Zidane disebut akan menjadi penerus, dengan generasi baru seperti Kylian Mbappe siap memimpin tim ke depan
TRIBUNNEWS.COM – Didier Deschamps dipastikan akan menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai panggung terakhirnya bersama Timnas Prancis. Turnamen tersebut diharapkan menjadi penutup manis dari perjalanan panjangnya sebagai pelatih Les Bleus.
Keputusan Deschamps untuk mundur setelah 2026 menandai akhir dari era yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.
Deschamps mulai menukangi timnas Prancis sejak 8 Juli 2012, dan menjadi salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola negara tersebut.
“Saya sudah di sini sejak 2012 dan akan bertahan hingga 2026 dan Piala Dunia berikutnya. Tapi itu akan berakhir di sana karena harus,” ujar Deschamps dalam wawancara dengan TF1.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk memperpanjang masa jabatannya setelah turnamen tersebut.
Sementara itu, Zinedine Zidane akan menggantikan Didier Deschamps sebagai pelatih timnas Prancis, dengan kesepakatan lisan telah tercapai dengan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), dikutip dari ESPN.
Perjalanan Karier Didier Deschamps
Didier Claude Deschamps bukan sosok sembarangan dalam sepak bola Prancis.
Sebelum sukses sebagai pelatih, ia terlebih dahulu mencatatkan karier gemilang sebagai pemain. Ia mengoleksi lebih dari 100 caps bersama timnas dan menjadi kapten saat Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 serta Euro 2000.
Setelah gantung sepatu pada 2001 bersama Valencia, Deschamps langsung memulai karier kepelatihannya.
Baca juga: Profil Ralf Rangnick di Piala Dunia 2026: Berawal dari Bola Voli, Austria Bakal Mode Kuda Besi
Deschamps memulai kepelatihannya dengan menangani AS Monaco dan sempat membawa klub tersebut tampil impresif di kompetisi Eropa.
Namanya semakin dikenal saat dipercaya melatih Juventus pada masa sulit akibat skandal Calciopoli. Deschamps sukses membawa Juventus kembali promosi ke Serie A sebelum akhirnya mundur.
Deschamps kemudian melatih Olympique de Marseille pada 2009 hingga 2012, sebelum akhirnya ditunjuk oleh Federasi Sepak Bola Prancis untuk menangani tim nasional menggantikan Laurent Blanc.
Prestasi Bersama Timnas Prancis
Turnamen besar pertama Deschamps sebagai pelatih adalah Piala Dunia 2014, di mana ia membawa Prancis mencapai perempat final sebelum disingkirkan Jerman.
Dua tahun kemudian, ia hampir mempersembahkan trofi di Euro 2016. Namun, Prancis harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari Portugal di final.
Puncak kejayaan Deschamps datang pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Ia sukses membawa Prancis menjadi juara setelah mengalahkan Kroasia 4-2 di final.
Baca tanpa iklan