Profil Thomas Tuchel: Bawa Modal Mentereng demi Bantu Timnas Inggris Juara Piala Dunia 2026
Thomas Tuchel pikul misi berat untuk membantu timnas Inggris membawa pulang trofi Poala Dunia 2026 dengan modal menterengnya.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Thomas Tuchel resmi melatih timnas Inggris sejak Januari 2025 dan telah memperpanjang kontrak hingga EURO 2028
- Tuchel memiliki reputasi kelas dunia yang telah memenangi gelar liga di Jerman dan Prancis, serta trofi Liga Champions bersama Chelsea
- Fokus utama saat ini adalah memimpin skuad Inggris demi memulangkan kembali trofi Piala Dunia edisi 2026
TRIBUNNEWS.COM - Federasi Sepak Bola Inggris (FA) yakin dalam penunjukkan Thomas Tuchel sebagai kepala pelatih tim nasional pada 16 Oktober 2024 lalu.
Pengumuman Tuchel dilakukan penghujung tahun 2024 lalu dan resmi jadi juru taktik timnas Inggris per bulan Januari 2025.
Langkah ini diambil sebagai persiapan The Three Lions dalam menatap gelaran akbar bertajuk Piala Dunia 2026.
Kedatangan Tuchel ke skuad Inggris tak seorang diri. Dia membawa asisten setianya, Anthony Barry, untuk berjuang bersama di kontrak awal berdurasi 18 bulan.
Menariknya dari kontrak durasi 18 bulan, publik Inggris langsung menaruh kepercayaan mereka kepada Tuchel.
Khususnya karena kemenangan pemecah rekor di babak kualifikasi, Tuchel dapat hadiah diperpanjang kontrak pada Februari 2026 lalu.
Ia dipastikan tetap jadi pelatih Inggris untuk menatap gelaran Euro 2028 mendatang yang akan dihelat di Britania Raya dan Irlandia.
Rekam Jejak Thomas Tuchel
Merangkum EnglandFootball, perjalanan Tuchel ke kancah internasional merupakan babak baru setelah karier domestik yang sangat mentereng di tiga negara berbeda.
Jejak kepelatihannya membentang dari Augsburg, Mainz, Borussia Dortmund, Paris Saint-Germain (PSG), Chelsea, hingga Bayern Munich. Di mana pun ia berpijak, trofi selalu menyertai.
Puncak kariernya di tanah Inggris tentu terjadi pada tahun 2021, saat ia berhasil menyulap Chelsea menjadi kekuatan yang menakutkan di Eropa dan merengkuh gelar juara UEFA Champions League.
Koneksinya dengan pemain Inggris pun sangat kental. Ia adalah sosok di balik tajamnya Harry Kane di Bayern, serta mentor bagi nama-nama besar seperti Mason Mount, Ben Chilwell, Reece James, Conor Gallagher, hingga Fikayo Tomori semasa di Stamford Bridge.
Baca juga: Profil Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Beban The Three Lions Hapus Kutukan Nyaris Juara
Dikenal luas sebagai pakar taktik yang perfeksionis, perjalanan sepak bola Tuchel dimulai dari akar rumput.
Ayahnya sendiri yang melatihnya saat ia masih bocah di klub junior lokal, TSV Krumbach.
Bakatnya sebagai bek muda yang menjanjikan membawanya ke akademi muda Augsburg sebelum akhirnya dilepas pada usia 19 tahun untuk bergabung dengan Stuttgart Kickers di kasta kedua Jerman.
Namun, karier bermainnya tak berjalan mulus. Setelah tiga tahun menjadi andalan di SSV Ulm yang kala itu berada di kasta keempat Jerman, cedera lutut parah memaksa Tuchel gantung sepatu pada tahun 1998 di usia yang baru 25 tahun.
Baca tanpa iklan